• ID
    • AR Arabic
    • CS Czech
    • DE German
    • EN English
    • ES Spanish
    • FA Farsi
    • FR French
    • HI Hindi
    • HI English (India)
    • HU Hungarian
    • HY Armenian
    • ID Bahasa
    • IT Italian
    • JA Japanese
    • KO Korean
    • MG Malagasy
    • MM Burmese
    • NL Dutch
    • NL Flemish
    • NO Norwegian
    • PT Portuguese
    • RO Romanian
    • RU Russian
    • SV Swedish
    • TA Tamil
    • TH Thai
    • TL Tagalog
    • TL Taglish
    • TR Turkish
    • UK Ukrainian
    • UR Urdu
    • VI Vietnamese
Tanggal publikasi 1 Okt 2026

Aman di tengah badai

Tanggal publikasi 1 Okt 2026

Halo, sekali lagi terima kasih sudah berani menghadapi ketakutanmu dan mendengarkan semua yang Tuhan sediakan dalam mengatasi rintangan-rintangan rohani selama ini! Baru-baru ini aku mempelajari beberapa statistik yang membantu melihat ketakutanku sendiri dari sudut pandang yang lebih tepat.

Berikut angkanya:

60% dari ketakutan kita sama sekali tidak berdasar

20% dari ketakutan kita sudah berlalu

10% dari ketakutan kita begitu sepele sehingga tidak membuat perbedaan apa pun

5% dari sisanya adalah nyata tetapi tidak ada yang dapat kita lakukan terhadapnya

5% yang tersisa adalah hal-hal yang benar-benar dapat kita lakukan.

Hari ini, aku ingin berfokus pada 5 persen yang benar-benar dapat kita lakukan!

Lukas 8:22-25 berkata, “Pada suatu hari Yesus berkata kepada murid-murid-Nya, "Marilah kita bertolak ke seberang danau." Lalu mereka bertolak. Dan ketika mereka sedang berlayar, Yesus tertidur. Sekonyong-konyong turunlah angin ribut ke danau, sehingga perahu itu kemasukan air dan mereka dalam bahaya. Maka datanglah murid-murid-Nya membangunkan Dia, katanya, "Guru, Guru, kita binasa!" Ia pun bangun, lalu menghardik angin dan air yang mengamuk itu. Dan angin dan air itu pun reda dan danau menjadi teduh. Lalu Ia berkata kepada mereka, "Di manakah kepercayaanmu?" Mereka pun menjadi takut dan heran, lalu berkata seorang kepada yang lain, "Siapa gerangan Dia ini? Ia memberi perintah kepada angin dan air, dan mereka taat kepada-Nya." (Lukas 8:22-25)

Salah satu area ketakutan yang dirasakan banyak orang adalah kehilangan kendali. Aku memikirkan kisah ini melalui sudut pandang tersebut. Dalam kisah ini, para murid tidak memiliki kendali atas agenda Yesus dan inilah yang tidak mereka ketahui, Yesus akan menyelamatkan mereka DI DALAM badai, bukan DARI badai. Yesus tahu bahwa badai akan datang sehingga Dia pergi bersama mereka. Mereka juga tidak memiliki kendali atas kebiasaan tidur Yesus. Apa yang Yesus lakukan DI DALAM krisis? Dia tidur! Dan daftarnya terus berlanjut, mereka tidak memiliki kendali atas badai (itu benar-benar mengejutkan), perahu (angin merampas kendali ini), arah mereka (angin juga menentukan faktor ini), dan emosi mereka (yang tidak terkendali karena ketakutan). Segalanya berada di luar kendali mereka tetapi mereka memiliki satu jawaban untuk semua ketakutan mereka dan Dia berada di dalam perahu bersama mereka!

Yesus berada di dalam perahu bersamamu! Yesus adalah jawaban atas pertanyaan “Siapakah Dia ini?” Dialah yang mengendalikan badai, angin dan gelombang dan Dia berada di dalam perahu bersamamu.  Yesus yang sama ini memiliki sebuah pertanyaan untukmu saat menghadapi ketakutanmu, “Di manakah imanmu?”

Sahabatku yang terkasih, ketika saya berada dalam krisis, saya menemukan bahwa iman saya berada dalam salah satu dari dua keadaan—sangat besar atau tidak ada sama sekali. Bagaimana denganmu? Iman para murid lenyap, tetapi kepada siapa mereka berlari?  Yesus. Ketika iman menghilang, siapa yang tetap menjawab? Yesus. Dan Dia berjanji bahwa pada suatu saat, badai akan berakhir, ketenangan akan kembali, ketakutan akan mereda dan kehadiran-Nya akan tetap bersama kita.

Saya tidak tahu badai apa yang sedang kamu hadapi, tetapi saya tahu kamu tidak sendirian di dalam perahu!

Sama seperti Daud, yang menghadapi banyak badai dalam hidupnya, kamu dapat berkata, “Allah itu bagi kita (aku) tempat perlindungan dan kekuatan, sebagai penolong dalam kesesakan sangat terbukti. Sebab itu kita (aku) tidak akan takut, sekalipun bumi berubah, sekalipun gunung-gunung goncang di dalam laut; sekalipun airnya bergemuruh dan berbuih, sekalipun gunung-gunung goyang oleh geloranya.” (Mazmur 46:1-3 TB)

Jangan pernah lupa sahabatku....

Kamu adalah sebuah mukjizat!

Debbie Wiratno
Penulis

Terdorong oleh Roh Kudus untuk menulis renungan yang penuh harapan, berdasarkan kebenaran Firman Tuhan dan tepat waktu.