Anugerah Tidak Membiarkanmu Tetap Sama
Titus 2:11–12, “Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata. Ia mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini.”
Kalau Tuhan sudah mengampuni, kenapa harus berubah? Ada orang yang mendengar tentang Anugerah lalu berpikir, “kalau Tuhan mengampuni semua dosa, berarti aku bebas melakukan apa saja. Toh nanti Tuhan mengampuni. Yang penting percaya Yesus.”
Apakah Anugerah memang membuat kita bebas untuk tetap hidup seperti dulu? Alkitab berkata tidak. Anugerah memang membebaskan kita dari hukuman dosa. Tetapi Anugerah juga mulai membebaskan kita dari kuasa dosa. Karena anugerah yang benar tidak hanya mengubah status kita di hadapan Allah tetapi juga mulai mengubah hidup kita.
Efesus 2 menunjukkan urutannya
Efesus 2:8–10: “Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman…”
ayat 10 langsung melanjutkan, “Karena kita ini buatan Allah, diciptakan dalam Kristus Yesus untuk melakukan pekerjaan baik…”
Perhatikan urutannya, ayat 8–10 berbicara tentang kita diselamatkan oleh anugerah. Di ayat 10 dikatakan, kita diciptakan untuk melakukan pekerjaan baik. Pekerjaan baik (perubahan hidup) adalah buah anugerah keselamatan.
Salah satu contoh di dalam Alkitab adalah Zakheus. Seorang pegawai pajak yang memeras harta masyarakat. Sebelum ia bertemu dengan Tuhan Yesus, hidupnya masih sama… kebiasan buruknya masih sama. Namun ketika Tuhan yang penuh Anugerah itu menemukan dia, dia berkata, “Tuhan, setengah dari milikku akan kuberikan kepada orang miskin dan sekiranya ada sesuatu yang kuperas dari seseorang akan kukembalikan empat kali lipat.”
Yesus tidak datang kepada Zakheus dengan berkata, “kalau kamu sudah berhenti menjadi penipu, Aku akan datang kepadamu.”
Yesus datang kepadanya terlebih dahulu. Anugerah terlebih dulu datang sebelum perubahan terjadi. Ketika anugerah benar-benar kita terima, perubahan itu pasti cepat atau lambat akan terjadi.
Karena tujuan akhir Anugerah hanya satu, menjadikan kita semakn serupa dengan Kristus. Allah sedang membentuk kita menjadi serupa dengan Anak-Nya.
Roma 8:29 mengatakan kita ditentukan untuk menjadi, “serupa dengan gambaran Anak-Nya.”
Jadi maukah kamu menikmati Anugerah dari Tuhan? Maukah kamu diubahkan oleh Anugerah itu, meninggalkan hidupmu yang lama? Kalau kamu mau, yuk kita doa bersama:
Tuhan Yesus, kami datang kepada-Mu bukan karena kami baik, bukan karena hidup kami sudah sempurna, tetapi karena kami membutuhkan anugerah-Mu. Tuhan, kami mengakui bahwa sering kali kami jatuh dalam dosa yang sama. Kami berjanji untuk berubah, tetapi kami kembali gagal. Kami ingin hidup benar, tetapi hati kami masih sering tertarik kepada dosa. Ampuni kami, Tuhan. Dan ajar kami untuk tidak menggunakan anugerah-Mu sebagai alasan untuk terus berdosa, tetapi menjadikan anugerah-Mu alasan untuk semakin mengasihi-Mu. Bentuklah kami. Kuduskanlah kami. Dan sampai akhir hidup kami, biarlah kami semakin serupa dengan Kristus. Dalam nama Yesus Kristus, Tuhan dan Juruselamat kami, kami berdoa, amin.