Apakah aku percaya?
"... jangan engkau tidak percaya lagi, melainkan percayalah.” (Yohanes 20:27, TB)
Aku mencoba membayangkan bagaimana perasaan Thomas saat Yesus berbicara kepadanya! Bagaimana perasaanmu kalau Yesus berdiri di depanmu dan berkata hal yang sama kepadamu?
Yesus telah mati di salib, namun sebelumnya Dia telah bernubuat kepada murid-murid-Nya, termasuk Thomas, Dia akan bangkit lagi! Namun Thomas meragukan kata-kata Yesus dan berkata "...Sebelum aku melihat bekas paku pada tangan-Nya dan sebelum aku mencucukkan jariku ke dalam bekas paku itu dan mencucukkan tanganku ke dalam lambung-Nya, sekali-kali aku tidak akan percaya.” (Yohanes 20:25, TB)
Sewaktu aku sedang mencari-cari rumah, aku sudah sangat dekat menemukan yang cocok.. Namun itu tidak terjadi sesuai harapan. Pertanyaan dalam pikiranku pada waktu itu adalah: “Apakah Tuhan menginginkan yang terbaik bagiku?” Aku mendengar pikiran negatif yang berkata: “Sudahlah, rumah yang sempurna tidak ada.” Pikiran itu menjadi semakin keras. Tapi syukurlah ada suara lain yang berkata: “Tunggu saja. Meski kamu tidak dapat melihatnya sekarang, Tuhan telah menyiapkan rumah terbaik bagimu.”
Pertanyaannya adalah, suara mana yang kamu dengarkan? Thomas telah mendengar dari teman-temannya kalau mereka telah melihat Yesus yang bangkit (Yohanes 20:25, TB). Namun Thomas tidak percaya.. Dia ingin melihat-Nya sendiri!
Tuhan telah berbisik di dalam hatimu berkali-kali. Dia menginginkan yang terbaik bagimu. "Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan , yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11, TB) Apakah kamu mau percaya sepenuhnya? Atau seperti Thomas kamu berkata “Aku mau lihat dulu…”
Mari kita percaya kepada Tuhan hari ini. Tanpa harus melihat pemenuhan mimpi kita terlebih dahulu. Percayalah kalau Dia ingin yang terbaik bagimu! Beriman dan percayalah kepada-Nya!
Kamu adalah mujizat-Nya yang nyata!