Apakah kamu bangun hari ini tanpa punya solusi apa pun?
Kamu nggak harus punya semua jawaban hari ini untuk bisa menemukan sukacita di sepanjang perjalananmu! Dan dengan itu, aku mengucapkan selamat pagi, siang, atau malam—kapanpun email ini sampai ke kamu!
Kadang aku berpikir, kamu dan aku ini sudah mengerti banyak hal, tahu banyak teori dan cerita Alkitab, tapi justru kita malah melewatkan Sang Pemecah Masalah itu sendiri!
Tuhan mau kita membaca kisah-kisah ilahi yang luar biasa dan terinspirasi untuk mengalami mukjizat kita sendiri, di waktu-Nya! Yesus tidak berkata sembarangan: “Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya kepada-Ku, ia akan melakukan juga pekerjaan-pekerjaan yang Aku lakukan, bahkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar dari pada itu. Sebab Aku pergi kepada Bapa;” (Yohanes 14:12 TB)
Bahkan pekerjaan yang LEBIH BESAR!Bagaimana kita bisa mengalami mukjizat yang LEBIH BESAR kalau kita percaya dengan iman yang KECIL?
Tuhan pernah berjanji kepada Abraham bahwa keturunannya akan sebanyak bintang di langit. Dan walaupun semuanya tampak mustahil, ABRAHAM TIDAK MENYERAH DALAM HARAPAN, MELAINKAN PERCAYA PADA JANJI ITU. Itulah sebabnya dia menjadi bapa banyak bangsa. (Roma 4:18 TB)
Bagaimana dia mengalami mukjizat besar itu? YA DENGAN CARA ITU. Dan ITU adalah keputusannya—untuk tetap berharap, meskipun semuanya terlihat tanpa harapan.
Iya, Abraham juga punya pilihan untuk setiap pagi melihat istrinya yang sudah lanjut usia, Sara, lalu berpikir: “Aku nggak percaya tubuh yang sudah tua ini masih bisa mengandung. Mana mungkin terjadi? Nggak ada solusi.” Atau, di tengah segala KETIADAAN HARAPAN, dia bisa memilih untuk tetap BERHARAP dan PERCAYA. Dan itulah yang dia lakukan! Ah, aku suka sekali bagian ini.
Orang-orang yang mengenal Tuhan mengerti bahwa harapan mereka aman di dalam tangan-Nya!
Tahu nggak, aku juga sering bangun pagi “tanpa solusi” untuk masalah-masalahku, tapi aku menyelesaikan ketegangan itu dengan doa sederhana ini: “Terima kasih, Bapa, karena ENGKAU sudah menyiapkan solusi yang BAIK untukku.” Amin.
Itulah HARAPAN.Itulah IMAN.Itulah percaya pada campur tangan Tuhanmu.
Apakah kamu siap untuk mukjizat-mukjizat besarmu sendiri?