Apakah Kamu Juga Sedang Jatuh Cinta Setengah Mati?
Ah, indahnya perasaan saat sedang jatuh cinta! Rasanya luar biasa banget, ya?
Ketika kamu lagi jatuh cinta, kamu pasti pengen menghabiskan setiap menit waktu luangmu bersama-sama, atau saling bertukar pesan tanpa henti yang penuh dengan emoji hati dan ucapan "aku sayang kamu"! Tapi, perasaan jatuh cinta bisa cepat memudar saat rutinitas sehari-hari mulai berjalan dan masalah pertama mulai bermunculan. "Kacamata pink" itu mulai lepas, dan rasa takut ditinggalkan pun perlahan muncul.
Bayangkan kalau ada cara untuk bisa dicintai tanpa syarat dan untuk selama-lamanya! Tanpa perlu khawatir kalau kasih itu suatu saat akan selesai. Sebuah kasih yang tetap kuat sampai selamanya dan gak akan pernah mengecewakanmu!
Gak ada satu pun orang di dunia ini yang bisa memberikan kasih seperti itu kepadamu, tapi Bapamu di Surga bisa! Bahkan jika kamu sudah berkali-kali ditinggalkan di masa lalu, kamu bisa mengandalkan satu fakta ini: Bapamu yang di Surga gak akan pernah melakukan itu ke kamu!
“Sebab aku yakin, bahwa baik maut, maupun hidup... baik yang di atas, maupun yang di bawah, ataupun sesuatu makhluk lain, tidak akan dapat memisahkan kita dari kasih Allah…” (Roma 8:38-39, TB)
Bapamu yang di Surga sudah membuktikan kasih-Nya yang luar biasa kepadamu dengan merelakan Anak tunggal yang dikasihi-Nya dipaku di atas kayu salib. Semua ini terjadi supaya kamu bisa masuk ke dalam hubungan dengan-Nya dan merasakan sendiri kasih yang unik dan tak pernah berakhir ini. (lihat Yohanes 3:16, TB)
Dan Dia juga sangat rindu untuk menghabiskan setiap detik bersamamu dan mendengar ucapan darimu: "Aku mengasihi-Mu!" Hubungan dengan Bapamu yang penuh kasih ini adalah hubungan timbal balik, sama seperti hubungan antar manusia lainnya. Bedanya, Dia akan selalu memberimu jauh lebih banyak daripada yang bisa kamu berikan, dan kamu bisa selalu yakin akan kasih abadi-Nya.
Mungkin saat ini kamu menyadari kalau kamu gak lagi merasa jatuh cinta sedalam itu kepada Tuhan. Kalau begitu, yuk kita sama-sama mendoakan hal ini:
"Bapa, tolong nyalakan lagi kasih ini kepada-Mu! Engkaulah kasih yang paling berharga dari segalanya! Maafkan aku jika aku tidak cukup sering menunjukkan atau memberi tahu-Mu betapa aku mengasihi-Mu! Karena sebenarnya aku sangat mengasihi-Mu! Amin."
Kamu adalah keajaiban!