• ID
    • AR Arabic
    • CS Czech
    • DE German
    • EN English
    • ES Spanish
    • FA Farsi
    • FR French
    • HI Hindi
    • HI English (India)
    • HU Hungarian
    • HY Armenian
    • ID Bahasa
    • IT Italian
    • JA Japanese
    • KO Korean
    • MG Malagasy
    • MM Burmese
    • NL Dutch
    • NL Flemish
    • NO Norwegian
    • PT Portuguese
    • RO Romanian
    • RU Russian
    • SV Swedish
    • TA Tamil
    • TH Thai
    • TL Tagalog
    • TL Taglish
    • TR Turkish
    • UK Ukrainian
    • UR Urdu
Tanggal publikasi 15 Des 2025

Apakah kamu mau disembuhkan?

Tanggal publikasi 15 Des 2025

Hidupku selalu rumit. Semenjak kecelakaan saat aku masih kecil yang membuatku kehilangan kemampuan berjalan, aku sering merasa menjadi beban bagi orang lain. Sulit sekali ketika tubuh ini gak bisa bergerak!

Ketika adikku Simon memutuskan pergi bergabung dengan gerakan Zelot, rasanya duniaku hancur lagi. Aku bertanya-tanya, bagaimana nasibku selanjutnya? Hatiku hancur. Yang kuinginkan hanya supaya bisa berjalan lagi!

Itulah sebabnya aku pergi ke Kolam Bethesda. Mereka bilang, dari waktu ke waktu ada malaikat yang turun mengaduk airnya, dan orang pertama yang masuk ke dalam air itu akan sembuh.

Tahun pertama saat kejadian itu, aku tak berhasil masuk pertama kali karena tak ada yang menolongku. Tahun kedua, hal yang sama terjadi. Tahun ketiga pun begitu... Aku masih gak percaya sudah 38 tahun hidupku dihabiskan di tempat itu!

Ya, aku tahu kolam itu tempat kumpul orang-orang kafir dan gerakan airnya kemungkinan besar hanya efek alam, bukan benar-benar karena adanya malaikat. Dan, menurutku itu terlihat agak aneh karena orang-orang saling dorong, saling injak untuk sampai duluan ke dalam air itu. Tapi aku sangat putus asa menunggu mujizat! Aku butuh sesuatu yang bisa memberi setitik harapan.

Suatu hari, sesuatu terjadi. Seseorang yang tidak kukenal tiba-tiba datang menghampiriku dan bertanya, “Apakah kamu mau disembuhkan?” Saat aku menjelaskan bahwa aku tidak punya siapa-siapa untuk menolongku supaya bisa masuk ke dalam air, Dia berkata kolam itu tidak untukku.

Sebenarnya, aku tahu Dia benar. Ketika Dia bertanya lagi apakah aku mau disembuhkan, aku mengangguk. Beberapa kata sederhana yang keluar dari mulut-Nya mengubah hidupku selamanya: “Bangunlah, angkatlah tilammu, dan berjalanlah.” (disesuaikan dari Yohanes 5:8, NKJV) Tiba-tiba, aku merasakan ada kekuatan lagi di kakiku. Tidak mungkin!

Sambil tertawa, aku berdiri sekuat tenaga, mencoba mencerna mujizat yang sedang terjadi. Setelah 38 tahun lumpuh, akhirnya aku berjalan lagi! Yesus dari Nazaret menyembuhkan kakiku hari itu, tapi yang paling utama adalah Dia menyembuhkan hatiku. Dia mengeluarkanku dari kehampaan dan memberiku sebuah permulaan yang baru.

Sekarang, aku berjalan lagi dalam kehendak Tuhan.

Debbie Wiratno
Penulis

Terdorong oleh Roh Kudus untuk menulis renungan yang penuh harapan, berdasarkan kebenaran Firman Tuhan dan tepat waktu.