Apakah kamu merasa bersalah?
Bagaimana perasaanmu pagi ini? Apa yang pertama kali terlintas di pikiranmu? Apakah kamu benar-benar bahagia? Atau ada perasaan tidak enak yang tidak bisa kamu jelaskan?
Terkadang, meskipun semuanya baik-baik saja, kita tetap merasa ada yang tidak beres. Aku sendiri sering mengalaminya. Dan ketika aku datang kepada Tuhan dan berkata, "Tuhan, berikan aku sukacita," biasanya tidak lama kemudian aku mendapat jawaban, "Aku mau memberikannya! Tapi untuk itu, kamu perlu melepaskan beban yang ada di hatimu."
Suatu waktu, ada sesuatu yang menjadi beban di hatiku dan mengganggu hubunganku dengan saudara laki-lakiku. Beban itu muncul hampir tanpa kusadari. Sebenarnya bukan masalah besar. Aku telah menyakitinya dengan sebuah perkataan dan sebenarnya aku bisa saja berpikir, "Sudahlah, lupakan saja. Tidak separah itu."
Namun, hal-hal "kecil" seperti itulah yang diam-diam mencuri sukacita kita! Tiba-tiba kita merasa tidak bahagia dan tidak mengerti kenapa. Jangan biarkan hal seperti ini mengambil sukacitamu, karena kamu diciptakan untuk membawa sukacita!
Lalu, bagaimana kita bisa melepaskan diri dari beban seperti itu? Sederhana. Terkadang, satu pesan singkat saja sudah cukup: "Hei, maaf ya. Aku tidak bermaksud menyakitimu."
Dan, kamu bahkan tidak harus menjadi pihak yang benar! Ini bukan soal itu! Ini tentang apa yang Tuhan ingin kamu lakukan. Dia tidak ingin kamu memberi kesempatan, bahkan kepada dosa yang paling kecil sekalipun, untuk mencuri sukacitamu! Dan jangan pernah lupa bahwa Yesus juga sudah mengampunimu, bukan hanya sebagian besar, tetapi semuanya:
"Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu." (Efesus 4:32, TB)
Siapa yang perlu mendengar kata "maaf" darimu hari ini? Luangkan waktu sejenak sekarang dan kirimkan pesan itu. Kamu akan melihat, hatimu sendiri juga akan terasa lebih lega dan bahagia!