Apakah kamu seperti burung pelikan di padang gurun?
“Aku seperti burung undan di padang gurun.” (Mazmur 102:7 TB)
Apa yang kamu rasakan saat membaca ayat seperti itu? Jujur saja, selama bertahun-tahun aku sering melewati ayat-ayat seperti ini begitu saja dan langsung lanjut ke bagian yang lebih “jelas.” Tapi ternyata, kalau aku terus melakukan itu, aku akan melewatkan begitu banyak hal!
Contohnya: burung undan—kenapa harus memakai gambaran itu? Itu membuatku mulai mencari tahu kenapa perbandingan ini dipakai. Memang butuh waktu, tapi semuanya sangat worth it! Karena setiap kali melakukannya, rasanya aku semakin dekat dengan Yesus.
Ini mengingatkanku pada bagaimana kita mengejar hikmat—karena Alkitab berkata:
“jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam, maka engkau akan memperoleh pengertian tentang takut akan TUHAN dan mendapat pengenalan akan Allah.” (Amsal 2:4-5 TB)
Jadi aku mulai bertanya: Kenapa burung undan? Kenapa gambaran itu yang dipakai? Aku mulai mencari lewat tafsiran Alkitab, internet, dan ayat-ayat lain. Apakah ada hubungannya? Dan kemudian datang momen “Aha!” 😮
Di zaman dahulu, burung undan sering menjadi simbol kesedihan dan kesepian.
Tiba-tiba semuanya terasa masuk akal. Daud merasa sendirian. Sama seperti aku kadang juga merasa begitu.
Tapi bagian terbaiknya? Daud tidak berhenti di perasaannya saja. Dia memilih untuk tetap percaya dan melangkah maju ketika berkata:
“Sebab TUHAN telah membangun Sion, telah menampakkan diri dalam kemuliaan-Nya, telah berpaling mendengarkan doa orang-orang yang bulus...” (Mazmur 102:17-18 TB)
Begitu banyak “emas” tersembunyi hanya dalam satu ayat—bukankah kamu juga ingin menemukan lebih banyak lagi? 😃 Saat kamu mengajukan pertanyaan yang tepat ketika membaca Alkitab, kamu akan belajar begitu banyak hikmat.
Kamu adalah sebuah mujizat!