Apakah kamu tahu siapa dirimu?
Minggu ini, kita bakal melihat apa yang ada di pikiran Daud sebelum dia mengalahkan Goliat, dan kenapa dia punya confidence buat menghadapi “raksasa”-nya. Karena keberanian yang sama juga bisa membantu kita menghadapi “raksasa” dalam hidup kita… dan menang!Yuk, kita mulai!
“Mengapa engkau datang?” (1 Samuel 17:28 TB)
Itulah kata-kata yang diterima Daud dari kakaknya yang paling tua, Eliab, setelah dia berjalan jauh untuk nganterin makanan buat saudara-saudaranya yang lagi perang. “Wah, makasih banget ya…” mungkin itu yang dipikiran Daud. “Aku udah capek-capek dateng buat ngelakuin hal baik buat kalian, trus balasannya begini?”
Pernah gak sih kamu ada di posisi seperti itu? Kamu cuma mau melakukan sesuatu yang baik, melayani dengan tulus, tapi bukannya dihargai atau di-encourage, kamu malah disakiti. Dan di momen seperti itu, rasanya pengen bilang: “Aku gak mau lagi ngelakuin ini. Jelas banget aku gak berarti buat kamu.”
Tapi coba kita sama-sama belajar dari Daud. Karena kalau ada yang punya alasan buat merasa sakit hati seperti itu, ya pasti Daud orangnya. Tapi ini kuncinya: dia tahu siapa dirinya.
Beberapa waktu sebelum kejadian itu, Samuel mengurapi Daud terlebih dulu (lihat 1 Samuel 16:13, TB). Walaupun belum ada yang berubah secara nyata dalam hidupnya—belum ada mahkota, belum ada takhta—Daud udah percaya apa yang Tuhan bilang tentang dirinya.
Makanya, kata-kata yang menyakitkan itu nggak menggoyahkan Daud sama sekali. Dia tahu, di mana pun dia berada saat itu, dia lagi berjalan ke sesuatu yang lebih besar. Karena kalau Tuhan jadi tujuan utamamu, kamu pasti akan selalu bergerak ke sesuatu yang lebih besar.
Mungkin belum pernah ada nabi yang datang ke rumah kamu untuk mengurapimu—tapi gak usah khawatir. Seorang nabi itu, menyatakan apa yang akan terjadi di masa depan. Dan hari ini, kamu udah punya Firman Tuhan yang bicara langsung tentang siapa dirimu dan seperti apa masa depanmu.
Melalui Firman-Nya, Tuhan berkata: “Engkau hamba-Ku, Aku telah memilih engkau dan tidak menolak engkau. Janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau; janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu.” (Yesaya 41:9-10, TB)
Jadi hari ini, melangkahlah dengan keyakinan itu! Dan apa pun yang orang lain bilang tentang kamu—bahkan kalau ada yang bilang, “Kamu ngapain sih di sini?”—gak perlu takut bahkan tergoyahkan! Karena saat kamu tahu siapa dirimu.