Apakah Yesus pernah “mendorong” kamu?
Apakah kamu merasa belakangan ini Yesus seperti “mendorong” kamu ke sesuatu? Maksudnya dalam hal yang positif ya— apakah kamu merasa Dia mengarahkan kamu ke jalan tertentu?
Mungkin itu sudah lama sekali. Sebuah keputusan yang memengaruhi pekerjaanmu, pernikahanmu, bahkan seluruh hidupmu. Tapi hari ini kamu mulai bertanya: “Itu benar dari Yesus… atau cuma keinginanku sendiri?” 🤔
Para murid pun mungkin pernah bertanya-tanya hal yang sama. Apakah Yesus sengaja menyuruh mereka menyeberang duluan tanpa Dia? Atau… Dia cuma mau “menyingkirkan” mereka?
“Sesudah itu Yesus segera memerintahkan murid-murid-Nya naik ke perahu dan mendahului-Nya ke seberang, sementara itu Ia menyuruh orang banyak pulang.” (Matius 14:22 TB)
Kurang lebih seperti ini: “Jalan duluan ya. Nanti kita ketemu di sana.” Itu juga yang aku rasakan waktu Yesus “mendorong” aku untuk ikut sekolah Alkitab di Australia. Tapi begitu sampai di sana… aku malah tertipu, keuangan kacau, sampai kesulitan beli makanan. Bukan cuma susah—rasanya seperti angin kencang MELAWAN. Semua seperti bertolak belakang dengan apa yang Yesus “suruh” aku lakukan. Sama seperti yang dialami para murid:
“Perahu murid-murid-Nya sudah beberapa mil jauhnya dari pantai dan diombang-ambingkan gelombang, karena angin sakal.” (Matius 14:24 TB)
Kamu pasti pernah merasakan itu juga. Rasanya seperti Yesus mengecewakan kamu…
Tapi sebenarnya, Yesus tidak mengecewakan— Dia sedang mengajak kamu untuk menemukan sesuatu yang berharga! 💎
Dan satu hal lagi:Yesus nggak harus berdiri di sampingmu untuk melihatmu! “Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?” (Matius 14:31 TB)
Setiap kali baca pertanyaan ini, aku selalu berpikir: aku nggak mau jadi orang yang suatu hari ditanya seperti itu. Aku mau percaya seperti yang dialami Petrus: “Lalu mereka naik ke perahu dan angin pun redalah.” (Matius 14:32 TB)
Petrus ADA di jalan yang benar. Yesus memang menyuruh dia maju duluan, tapi Dia tetap melihatnya—dan akan melanjutkan perjalanan bersama dia! Mungkin sekarang kamu sedang berjalan duluan. Tapi jangan lupa: Yesus selalu bersamamu—dan Dia akan terus melangkah maju bersamamu.
Kamu adalah sebuah keajaiban!