Bawa Rasa Sakitmu kepada Tuhan
Ada sesuatu yang baru-baru ini terjadi dan jujur agak mengguncang yaa.
Ada seorang perempuan yang sebenarnya gak terlalu dekat sama aku. Cuman, kami beberapa kali ketemu dan menurutku juga dia orang yang menyenangkan. Setiap kali kami ketemu, kami sering cerita hal-hal yang cukup personal satu sama lain.
Terakhir kali kami ketemu juga gak jauh berbeda. Tapi ternyata, ada satu hal yang gak aku tahu, harusnya aku gak bisa mempercayainya langsung. Dia malah sengaja ceritain semua hal yang pernah aku ceritain dan percaya ke dia, dengan tujuan buat nyakitin aku.
Aku bahkan gak tahu harus mulai dari mana untuk menjelaskan gimana jeleknya perasaan itu. Aku kecewa. Aku sakit hati. Dan rasanya benar-benar gak enak ketika tahu sesuatu yang kamu ceritakan dengan penuh kepercayaan justru dipakai buat nyakitin kita. Mungkin kamu juga pernah mengalami sesuatu seperti ini. Kalau pernah... trus harus gimana?
Tentu saja, aku membawa semua emosi dan ketakutan itu kepada Tuhan. Karena siapa sih yang mau hal-hal pribadinya tiba-tiba diketahui banyak orang?
Aku bertanya kepada Tuhan: "Tuhan, apa perlu aku melakukan sesuatu untuk berhentiin dia dari niatnya?"
Dan Tuhan menjawab dengan ketenangan yang hanya Dia punya, bahkan di tengah situasi yang begitu tegang:
"...Dengarlah, hai Yehuda dan penduduk Yerusalem! Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh." 2 Tawarikh 20:20
Seberat atau serumit apa pun situasimu sekarang, Tuhan tetap tenang. Kenapa? Karena Dia tahu apa yang bisa Dia lakukan.
"Lalu TUHAN memerintahkan, “Diam dan sadarilah bahwa Akulah Allah! Aku akan diagungkan oleh semua bangsa di bumi.” Mazmur 46:10
Kadang kita memang pengin langsung melakukan sesuatu. Pengin membela diri. Pengin menjelaskan semuanya. Pengin memastikan orang lain tahu versi kita. Tapi ada saatnya Tuhan justru mengajak kita untuk diam sejenak dan percaya kepada-Nya.
Yosafat juga pernah berada dalam situasi seperti itu. Dimana dia sedang diancam oleh pasukan yang bukan cuma pengen mengatakan hal-hal buruk tentang dirinya tapi mereka benar-benar ingin membunuhnya. Tapi lihat bagaimana Yosafat berdoa dengan penuh iman dan keyakinan yang mau ku infokan ke kamu supaya kamu yang berbeban berat juga bisa berdoa yang sama:
'dan berkata: ”Ya Tuhan, Allah nenek moyang kami, bukankah Engkau Allah di dalam sorga? Bukankah Engkau memerintah atas segenap kerajaan bangsa? Kuasa dan keperkasaan ada di dalam tangan-Mu, sehingga tidak ada orang yang dapat bertahan melawan Engkau. ' 2 Tawarikh 20:6
Kalau hari ini ada seseorang yang sedang berusaha menyakitimu, jangan langsung putus asa. Bawa rasa sakitmu kepada Tuhan. Ceritakan semuanya kepada-Nya. Kemarahanmu, kekecewaanmu, rasa takutmu, bahkan hal-hal yang mungkin gak sanggup kamu ceritakan kepada siapa pun. Karena pada akhirnya, Tuhanlah yang punya kehendak.
Dan ingat,...
Tuhan mengasihimu. Bahkan Dia juga mengasihi orang yang sedang menyakitimu sekarang.
Iya, termasuk dia.
Karena kasih Tuhan bukan seperti kasih kita. Kasih-Nya adalah kasih yang cuma bisa kita temukan di dalam Dia.
Jadi hari ini, kalau hatimu lagi sakit...
Bawa semuanya kepada Tuhan.
Kamu gak harus menghadapi semuanya sendirian.