Berharga di mata Tuhan
Di dunia yang serba cepat, gampang banget mikir: “Ah, kecil kok. Nggak ada yang lihat.” Tapi Alkitab bilang sebaliknya.
Daud hidup dengan kesadaran ini. Bahkan saat sendirian, dia tetap memilih taat. Dan akhirnya dia disebut sebagai orang yang “melakukan kehendak Allah pada zamannya” (Kisah Para Rasul 13:36). Bukan karena dia sempurna, tapi karena dia setia dalam hal-hal yang sering nggak terlihat.
Lalu Salomo. Waktu dikasih kesempatan minta apa saja, dia nggak pilih kekayaan atau kekuasaan. Dia minta hikmat (1 Raja-Raja 3:9). Itu juga sebuah “taburan”—pilihan hati yang Tuhan perhatikan dan hargai. Pastinya pilihan itu nggak lepas dari peran Ayahnya (Daud) menabur benih-benih kebaikan dan takut akan Tuhan ketika Salomo tumbuh besar.
Galatia 6:7 bilang, “Apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.”
Artinya? Nggak ada yang sia-sia.
Setiap keputusan kecil, setiap ketaatan yang mungkin nggak dilihat orang, semuanya diperhatikan Tuhan.
Mungkin hari ini kamu lagi menabur hal-hal yang terasa sepi—pilih jujur, pilih taat, pilih tetap percaya. Keep going. Karena Tuhan nggak cuma lihat hasil akhir. Ada prosesnya dan ada waktunya. Tetaplah menabur, Dia yang akan menumbuhkan.