Berhenti! Rasakan Kasih-Nya sebelum harimu dimulai!
Awalnya aku pikir aku salah dengar– salah satu temanku berkata: ”Jangan ngomong terlalu panjang. Banyakin tulisannya saja.” Tentu saja kalimat ini bukan bermaksud untuk menyakitiku, dan karena itu sangatlah penting bagi kita untuk memulai hari kita dengan kasih Tuhan pada kita!
Orang-orang sering tidak peka bagaimana kata-kata mereka dapat mempengaruhi si pendengar. Tapi, kalau kita memulai setiap hari dengan fokus pada Tuhan, kita dapat melihat dan merasakan kasih-Nya bahkan sebelum kita bangun pagi! Kalau kita sudah menghabiskan waktu dengan-Nya, kita terbantu dalam menghadapi keadaan sulit sepanjang hari-hari kita.
Karena aku mengerti dan mengetahui kasih-Nya padaku, aku dapat berkata: “Jangan biarkan ini mengganggu hatimu. Iblis yang sedang berusaha menyerangmu! Dia mencoba untuk menjatuhkanmu melalui perkataan orang lain. Jangan dengarkan dia.”
Aku tidak perlu terpuruk mendengar perkataan itu. Tempatkan Kasih Tuhan di tempat teratas dalam pikiranmu! Aku tidak mau terpuruk dalam sakit hati, aku memutuskan untuk menjangkau Kasih Tuhan dan memberkati orang lain. Aku mengambil ponselku dan mengirim pesan yang memberi kekuatan melalui WhatsApp ke seorang teman. Dia membalas seketika: “Aku sangat perlu mendengarkan pesanmu saat ini! Terima kasih!”
Untuk memutus siklus negatif ini tidaklah sulit. Dengan menghabiskan waktu bersama Tuhan di pagi hari, kita dapat menikmati Kasih-Nya bahkan sebelum kita bangun dari tempat tidur. Tuhan akan menunjukkan padamu bahwa bukan orang itu yang ingin menyakitimu, namun iblis yang berusaha menanamkan keraguan dalam hatimu!
Apakah kamu telah menyerah dan berhenti melakukan hal-hal yang kamu suka, hal yang Tuhan suruh kamu kerjakan? Kejadian menyakitkan seperti apa yang membuatmu berhenti? Kembalilah ke Kasih Tuhan sekarang, dan putuskan siklus negatif ini dengan menghubungi dan memberkati orang lain (bila perlu, orang yang menyakitimu).
Rasul Paulus berkata: "'Aku berdoa supaya Ia, menurut kekayaan kemuliaan-Nya, menguatkan dan meneguhkan kamu oleh Roh-Nya di dalam batinmu, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih. Aku berdoa, supaya kamu bersama-sama dengan segala orang kudus dapat memahami, betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih Kristus,” (Efesus 3:16-18, TB)
Kasihnya tidak berkesudahan!
Kamu adalah mujizat-Nya yang nyata!