• ID
    • AR Arabic
    • CS Czech
    • DE German
    • EN English
    • ES Spanish
    • FA Farsi
    • FR French
    • HI Hindi
    • HI English (India)
    • HU Hungarian
    • HY Armenian
    • ID Bahasa
    • IT Italian
    • JA Japanese
    • KO Korean
    • MG Malagasy
    • MM Burmese
    • NL Dutch
    • NL Flemish
    • NO Norwegian
    • PT Portuguese
    • RO Romanian
    • RU Russian
    • SV Swedish
    • TA Tamil
    • TH Thai
    • TL Tagalog
    • TL Taglish
    • TR Turkish
    • UK Ukrainian
    • UR Urdu
    • VI Vietnamese
Tanggal publikasi 12 Okt 2026

Dia yang Mengubah Segalanya

Tanggal publikasi 12 Okt 2026

"Kamu cuma perlu percaya sama Tuhan!"

Berapa kali sih kamu mendengar kalimat itu dan dalam hati langsung berpikir, "Aku juga mau... tapi kan"

Aku berharap bisa melakukannya semudah itu. Tapi kenyataannya, percaya sepenuhnya kepada Tuhan gak selalu gampang. Kalau aku gak percaya sama Dia, aku mungkin udah jadi orang yang sangat beda dari sekarang. Kalau aku gak percaya sama Dia, aku gak akan menjadi teladan kayak saat ini, semua ya karena Tuhan. Dan kalau aku gak percaya sama Dia, mungkin juga kamu bakalan melihatku kayak orang yang benar-benar berbeda.

Sebelum aku cerita lebih jauh soal itu, yuk kita lihat sebentar kisah di Perjanjian Lama, tepatnya saat Yosafat lagi menghadapi tantangan yang besar banget. Pagi itu, Yosafat akan menghadapi peperangan besar melawan tiga pasukan sekaligus. Dan apa yang dia katakan kepada rakyatnya?

"Dengarkanlah aku, hai Yehuda dan penduduk Yerusalem! Percayalah kepada TUHAN, Allahmu, dan kamu akan tetap teguh. Percayalah kepada nabi-nabi-Nya, dan kamu akan berhasil." 2 Tawarikh 20:20

Lalu, Setelah ia berunding dengan rakyat, ia mengangkat orang-orang yang akan menyanyi nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus yang semarak pada waktu mereka keluar di muka orang-orang bersenjata, sambil berkata: ”Nyanyikanlah nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!” 2 Tawarikh 20:21

Dan kamu tahu apa yang terjadi setelah itu?

'Ketika mereka mulai bersorak-sorai dan menyanyikan nyanyian pujian, dibuat Tuhanlah penghadangan terhadap bani Amon dan Moab, dan orang-orang dari pegunungan Seir, yang hendak menyerang Yehuda, sehingga mereka terpukul kalah. Lalu bani Amon dan Moab berdiri menentang penduduk pegunungan Seir hendak menumpas dan memunahkan mereka. Segera sesudah mereka membinasakan penduduk Seir, mereka saling bunuh-membunuh.'  2 Tawarikh 20:22-23

Seriously!? Siapa yang menyangka bakal seperti itu?

Dan apa yang menggerakkan Tuhan untuk bertindak? "Dia. Satu-satunya, Tuhan” Pujian dan penyembahan kepada Tuhan.

Jadi, ketika kamu sedang berada di tengah peperanganmu sendiri, jangan cuma kirim keraguanmu ke dalam pertempuran. Kirim juga suara penyembahanmu. Dan lihat bagaimana Tuhan bekerja dan memenangkan peperangan itu.

Bahkan sebagai seorang yang suka bernyanyi, aku gak selalu merasa ingin menyembah Tuhan begitu aja, kayak tinggal push a button lalu langsung siap worship. Sering kali justru aku harus berjuang melawan rasa malas dan gak peduli. Apalagi ketika aku sendiri sedang menghadapi masalah. Tapi justru di saat-saat seperti itulah pujian dan penyembahanku kepada Tuhan menjadi sangat penting. Ketika semuanya terasa berat, ketika kamu takut, ketika kamu gak tahu harus gimana, justru saat itulah tetaplah menyembah.

Coba bayangkan kamu berlutut di tengah peperanganmu dan memilih untuk tetap memuji Tuhan. Di saat kamu memilih untuk menyembah di tengah peperanganmu, kamu akan melihat bagaimana Tuhan memberikan kemenangan dengan cara-Nya sendiri.

Jadi, kenapa nggak mulai hari ini? Mulailah harimu bersama Dia. Pujilah Tuhan. Percayalah kepada-Nya. Serahkan kekhawatiranmu kepada-Nya.

Dan ingat: "Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab kasih setia-Nya tidak berkesudahan!" 2 Tawarikh 20:21 

Amin!

Debbie Wiratno
Penulis

Terdorong oleh Roh Kudus untuk menulis renungan yang penuh harapan, berdasarkan kebenaran Firman Tuhan dan tepat waktu.