• ID
    • AR Arabic
    • CS Czech
    • DE German
    • EN English
    • ES Spanish
    • FA Farsi
    • FR French
    • HI Hindi
    • HI English (India)
    • HU Hungarian
    • HY Armenian
    • ID Bahasa
    • IT Italian
    • JA Japanese
    • KO Korean
    • MG Malagasy
    • MM Burmese
    • NL Dutch
    • NL Flemish
    • NO Norwegian
    • PT Portuguese
    • RO Romanian
    • RU Russian
    • SV Swedish
    • TA Tamil
    • TH Thai
    • TL Tagalog
    • TL Taglish
    • TR Turkish
    • UK Ukrainian
    • UR Urdu
    • VI Vietnamese
Tanggal publikasi 5 Okt 2026

Dimana kamu mencari?

Tanggal publikasi 5 Okt 2026

Kamu masih mencari kebenaran, nggak, sih?

Pagi-pagi banget, aku membaca ayat yang mungkin sudah sering kamu dengar dari Yohanes 8:32: “dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu.”  — Yohanes 8:32 (TB)

Lucunya, waktu itu aku sendiri baru saja ketahuan melakukan hal yang sebenarnya sering banget kita lakukan: baru bangun, langsung buka media sosial.

Nggak ada tujuan. Nggak ada yang benar-benar perlu dicek. Cuma “bentar deh, lihat Instagram dulu…”

Terus tahu-tahu… nyangkut.

Satu video jadi lima. Lima jadi dua puluh. Tiba-tiba satu jam hilang begitu aja.

Karena itu, aku ingin mengingatkan kita semua: jangan sampai kita mengalami hal yang sama.

Aku bahkan membagikan ayat ini dengan sebuah pengingat sederhana: sebelum buka media sosial, buka Alkitab dulu.

Tapi kemudian aku juga bertanya kepada diriku sendiri: “Sebenarnya, kita sedang mencari kebenaran di mana?”

Dan mungkin pertanyaan itu juga perlu kamu tanyakan kepada dirimu hari ini.

Kamu sedang membutuhkan kebenaran tentang apa?

Mungkin kamu sedang butuh kebenaran bahwa kamu nggak akan terjebak dalam keadaan ini selamanya.

Mungkin kamu perlu diingatkan bahwa pernikahanmu belum tentu berakhir seperti yang kamu takutkan.

Mungkin kamu perlu mendengar kebenaran bahwa kamu nggak jelek dan nggak nggak berharga, meskipun selama berbulan-bulan kamu terus mengatakan itu kepada dirimu sendiri, atau bahkan ada orang yang mengatakannya langsung kepadamu.

Mungkin kamu sedang butuh diingatkan bahwa kamu bukan orang gagal hanya karena sekarang kamu belum punya pekerjaan.

Jadi, kebenaran apa yang sedang kamu cari?

Aku mau kasih tahu kamu sesuatu:

Kebenaran yang benar-benar kamu butuhkan bisa kamu temukan di dalam Yesus.

Karena Yesus berkata: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa, kalau tidak melalui Aku." — Yohanes 14:6 (TB)

Yesus adalah jalan yang membawa kamu menuju tujuan yang Tuhan siapkan.

Dia juga adalah kebenaran yang membebaskan kamu ketika kamu tersandung, salah langkah, bahkan jatuh di tengah perjalanan.

Dan Dia adalah hidup, yang menolong kamu menemukan kembali hidup yang benar-benar Tuhan inginkan untukmu.

Jadi kalau hari ini kamu sedang mencari jawaban tentang hidupmu, jangan cuma mencarinya di Google. Jangan cuma mencarinya di TikTok. Jangan berharap semua jawabannya muncul dari komentar orang, self-help content, atau opini random di internet.

Cari Yesus.

Karena ketika kamu mencari kebenaran di dalam Dia, kamu bukan cuma menemukan jawaban.

Kamu menemukan hidupmu kembali.

Jadi jangan habiskan berjam-jam scrolling tanpa arah pada sesuatu yang sebenarnya nggak membawa kamu ke mana-mana.

Kamu diciptakan untuk hidup dengan tujuan.

Bukan cuma untuk scroll.Bukan cuma untuk consume.Bukan cuma untuk bertahan dari hari ke hari.

Kamu diciptakan untuk benar-benar hidup…!

Dan hari ini, kebenaran yang membebaskan itu tersedia buat kamu, ketika kamu datang kepada Yesus dan membangun hubungan dengan-Nya.

Jadi sebelum kamu mencari jawaban ke mana-mana…

Cari Dia dulu.

Debbie Wiratno
Penulis

Terdorong oleh Roh Kudus untuk menulis renungan yang penuh harapan, berdasarkan kebenaran Firman Tuhan dan tepat waktu.