Gembala yang Baik
Halo! Aku berdoa supaya hari ini kamu bisa terus bersyukur dan menyadari kehadiran Tuhan yang luar biasa dalam setiap momen yang kamu jalani.
Hari ini, aku ingin kita melihat salah satu pemberian luar biasa yang Yesus tawarkan kepada kita ketika Dia berkata:
“Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu. Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu. Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.” — Yohanes 10:11–15
Ketika Yesus pertama kali mengatakan hal ini, orang-orang yang mendengarnya mungkin merasa bingung. Karena pada zaman itu, para gembala sering dipandang rendah dan dianggap sebagai orang yang gak bisa dipercaya. Bahkan kesaksian mereka di pengadilan sering kali gak dianggap karena orang-orang menganggap mereka suka berbohong.
Jadi, ketika Yesus menyebut diri-Nya sebagai Gembala yang BAIK, pernyataan itu benar-benar mengejutkan banyak orang!
Pernahkah kamu berpikir apa yang membuat Gembala yang Baik itu benar-benar baik?
Yesus baik karena Dia tetap bersamamu ketika serangan rohani datang. Dia baik karena Dia tahu segala sesuatu tentangmu, termasuk semua kekuranganmu, tapi Dia tetap memilih untuk dekat denganmu.
Dia baik karena Dia begitu mengasihimu sampai rela memberikan nyawa-Nya untukmu. Begitu berharga dan berharganya dirimu bagi-Nya.
Dia baik karena ketika kamu tersesat dan menjauh, Dia datang mencarimu dan membawamu kembali ke tempat yang aman. Dia baik karena Dia memanggil domba-domba-Nya untuk mendengar suara-Nya dan mengikuti-Nya menuju tempat yang aman dan hidup dalam tujuan yang sudah Dia siapkan.
Aku sempat mencari tahu beberapa fakta tentang domba. Dan ini yang aku temukan:
FAKTA 1 — Domba suka makan.Tapi mereka ternyata lebih gak bisa mengontrol porsi makan daripada aku! Kalau mereka terus diberikan makanan tanpa batas, mereka bisa terus makan sampai muntah, bahkan terkadang sampai membahayakan diri mereka sendiri.
FAKTA 2 — Domba suka minum.Tapi karena kemampuan mereka dalam memperkirakan kedalaman gak begitu baik, mereka bisa jatuh ke sungai tempat mereka sedang minum, terbawa arus, dan tenggelam. Itu sebabnya gembala membawa tongkat dengan ujung melengkung, supaya mereka bisa menarik domba kembali ke tempat yang aman!
FAKTA 3 — Domba terkenal dengan bulunya yang tebal.Tapi kalau bulunya terlalu lebat, tubuh mereka bisa menjadi begitu bulat dan berat sampai ketika terjatuh, mereka gak bisa berdiri sendiri. Mereka bisa terus berguling dan berusaha bangun sampai akhirnya sang gembala datang dan membantu mereka berdiri kembali.
Dan selain semua itu, domba juga keras kepala!
Setelah membaca semua hal ini, aku sampai pada satu kesimpulan:
Kalau aku adalah seekor domba, aku benar-benar membutuhkan GEMBALA YANG BAIK… dan aku sudah memilikinya di dalam Yesus.
Temanku, siapa yang kamu ikuti hari ini?
Apakah kamu mengikuti siapa saja yang berhasil menarik perhatianmu? Atau kamu memilih mengikuti SATU Pribadi yang mengenalmu secara pribadi, memanggilmu untuk mendekat kepada-Nya, dan dengan rela memberikan nyawa-Nya untukmu?
Doaku untukmu hari ini adalah supaya kamu terus mengikuti Yesus dalam perjalanan yang penuh dengan mukjizat dan semakin dekat dengan Gembalamu yang Baik.
Setiap hari bisa menjadi hari yang penuh mukjizat ketika kamu berjalan mengikuti Yesus!