• ID
    • AR Arabic
    • CS Czech
    • DE German
    • EN English
    • ES Spanish
    • FA Farsi
    • FR French
    • HI Hindi
    • HI English (India)
    • HU Hungarian
    • HY Armenian
    • ID Bahasa
    • IT Italian
    • JA Japanese
    • KO Korean
    • MG Malagasy
    • MM Burmese
    • NL Dutch
    • NL Flemish
    • NO Norwegian
    • PT Portuguese
    • RO Romanian
    • RU Russian
    • SV Swedish
    • TA Tamil
    • TH Thai
    • TL Tagalog
    • TL Taglish
    • TR Turkish
    • UK Ukrainian
    • UR Urdu
Tanggal publikasi 17 Jun 2026

Hanya hal INI yang beneran penting

Tanggal publikasi 17 Jun 2026

“tetapi hanya satu saja yang perlu...” (Lukas 10:42, TB). Kalau aku mengatakan kalimat ini persis kepadamu hari ini, apakah kamu bakal percaya? “Hanya ada SATU hal yang beneran penting untuk dipikirin.”

Pertama-tama, kamu pasti pengen tahu apa sih maksudnya. Dan sebelum aku kasih tahu jawabannya, biarkan aku memberikan penekanan ekstra pada kalimat tadi. Karena bukan aku yang mengatakannya, tapi YESUS yang mengatakannya sendiri. Yesus!

Bayangkan kamu lagi sibuk-sibuknya menyiapkan peralatan multimedia yang baru di gereja, membetulkan mesin cuci piring yang rusak, dan membersihkan semua sudut ruangan karena bakal ada ibadah hari Minggu yang spesial dengan banyak tamu undangan yang datang.

Tiba-tiba, tanpa aba-aba, Yesus masuk. Dia langsung duduk di salah satu kursi yang rusak, dan kamu langsung panik: “Aduh, padahal kursi itu baru mau aku benerin tadi.” Kamu pun langsung lompat dan buru-buru mengambil peralatanmu. “Eh bentar, Yesus pasti haus, kan? Dia lebih suka apa ya? Jus jeruk, air putih, atau kopi?” “Aduh, aku bahkan nggak punya stok kue! Setidaknya Dia bisa kasih kabar dulu kek kalau mau datang...”

Semua pikiran itu langsung berkecamuk di kepalamu. Dan tiba-tiba, muncul pikiran yang paling buruk dari semuanya: “Apakah Yesus datang ke sini buat menghakimi dan bilang kalau aku orang jahat? Apa Dia bahkan mau ngomong sama aku? Dia kan tahu kalau tadi pas bersih-bersih aku baru aja ngegosipin pendeta...”

Kita sebagai manusia memang sudah terbiasa menghakimi sesama. Tapi Yesus selalu terbiasa menebarkan kasih.

“Sama seperti Ia senantiasa mengasihi murid-murid-Nya yang di dunia ini, demikianlah sekarang Ia mengasihi mereka sampai kepada kesudahannya.” (Yohanes 13:1, TB)

Dan itulah alasan kenapa Yesus mau berkata kepadamu hari ini, persis seperti yang Dia katakan kepada Marta. Di saat kamu lagi sibuk melakukan segala hal, Yesus mengingatkanmu: “tetapi hanya satu saja yang perlu...” (Lukas 10:42, TB).

Seolah-olah Dia sedang berkata, “Aku nggak butuh kursi yang sempurna. Aku bahkan nggak butuh orang yang sempurna. Yang Aku inginkan adalah hatimu, supaya kamu bisa mengerti bagaimana dan siapa Aku sebenarnya.”

Kata-kata seperti “aku nggak punya waktu” bisa dengan cepat berubah menjadi, “kamu sedang melewatkan hadirat-KU.”

Ya, hanya satu hal yang beneran penting dan baik... yaitu kamu menyadari kehadiran Yesus, dan berhenti berlari mengejar kesibukan hidup.

Apakah kamu mau menyadari kehadiran Yesus dan berhenti berlari, kalau Dia tiba-tiba muncul di hidupmu hari ini?

Debbie Wiratno
Penulis

Terdorong oleh Roh Kudus untuk menulis renungan yang penuh harapan, berdasarkan kebenaran Firman Tuhan dan tepat waktu.