Itu sudah lebih dari cukup!
“Everything I have, I lay it down before You!” Setiap kali aku menyanyikan bagian dari lagu “You Say” dari Lauren Daigle ini, aku sering ngomong dalam hati: “Tuhan Yesus… rasanya ini gak banyak. Semua yang aku punya kok sedikit banget ya.”
Tapi rasanya Tuhan juga selalu langsung jawab: “Tapi itu sudah LEBIH dari cukup!”
Pernah gak sih kamu merasa seperti itu juga? Mungkin kamu pernah berpikir: “Tuhan, aku pengen jadi pribadi yang lebih baik… tapi kok aku gagal terus.” Atau: “Aku pengen punya iman yang lebih kuat, tapi ujung-ujungnya aku ragu lagi.”
Datang aja dengan apa yang kamu punya hari ini. Karena apa yang kamu punya sekarang jauh lebih berarti daripada terus menunggu sampai merasa “cukup.”
Bayangin kalau Daud berdiri di depan Goliat trus berpikir: “Wah gawat… Goliat kelihatan kayak tentara profesional. Dia punya semua yang aku pengen punya. Trus aku? Cuma punya ketapel. Tuhan, ini gak cukup. Mungkin aku harus tunggu sampai aku dilatih jadi prajurit dulu.”
Kalau begitu, kita mungkin gak akan pernah punya kisah luar biasa yang sekarang kita baca di Alkitab! Kisah tentang seorang “anak kecil” yang berhasil mengalahkan raksasa Goliat! Dan sampai hari ini, kisah itu masih menguatkan banyak orang—karena Daud memilih memakai apa yang dia punya saat itu.
Yes! Cuma ketapel sederhana dan satu batu kecil. Bayangin, bahkan itu bukan senjata hebat. Cuma batu kecil!
Alkitab berkata: “Demikianlah Daud mengalahkan orang Filistin itu dengan umban dan batu; ia mengalahkan orang Filistin itu dan membunuhnya, tanpa pedang di tangan.” (1 Samuel 17:50, TB)
Kok bisa? Karena Daud nggak pernah meragukan apa yang dia punya itu cukup. Dia tahu dia bukan bertarung dengan kekuatannya sendiri. Daud berkata: “Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN…”(1 Samuel 17:45, TB)
Taruh semua yang kamu punya di hadapan Tuhan hari ini. Dan kamu akan lihat—bersama Dia, semuanya akan membawamu ke tempat-tempat yang bahkan mungkin belum pernah kamu bayangkan sebelumnya.