Jangan berbalik sekarang
Pernah nggak sih kamu bikin rencana, pengen mulai dengan penuh sukacita, tapi tiba-tiba ada aja kejadian yang langsung coba mencuri semua sukacitamu?
Boleh aku bilang sesuatu yang penting banget untuk kamu ingat? INI NORMAL. Justru kamu perlu waspada kalau semuanya berjalan terlalu mulus. Serius.
Contoh terbesar yang bisa aku kasih hari ini adalah Yesus sendiri. Bayangkan Dia ada di surga, melihat penderitaan di bumi. Bagaimana Dia berkata kepada Bapa-Nya, “Biar Aku menolong manusia. Biar Aku datang kepada mereka supaya mereka tahu Engkau itu nyata! Aku cuma ingin mengasihi mereka!” Itulah rencana Yesus—melakukan kebaikan.
Tapi saat Dia mulai melangkah, yang terjadi justru:
“Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kita pun dia tidak masuk hitungan.” (Yesaya 53:3 TB)
Rasanya nggak ada yang lebih menyakitkan dari itu. Menurutmu, Yesus bisa aja kan memilih untuk berbalik? Dia bisa berdoa, “Bapa, Aku sudah cukup. Aku pulang saja. Rencanaku gagal.”
Beberapa waktu lalu, waktu aku lagi jalan kaki, tiba-tiba hujan turun. Aku lihat orang-orang lain yang juga jalan kaki memilih berbalik: nggak ada gunanya jalan di cuaca kayak gini. Tapi aku memutuskan untuk tetap lanjut. Dan di momen itu, Tuhan menaruh kata-kata ini di hatiku—untukmu:
“Jangan takut dengan angin yang berlawanan. Jangan takut dengan hujan. Karena semua itu sedang mempersiapkan tanah untuk apa yang sudah Kurencanakan bersamamu dan melalui kamu. Dengan TERUS MELANGKAH, kamu akan mengalami BERKAT-KU YANG TAK TERKATAKAN DI DALAM HUJAN INI.”
Hari ini aku mau menguatkan kamu untuk TERUS MELANGKAH, apa pun yang sedang kamu hadapi! Yesus terus melangkah dan karena itu Dia bisa memberimu hidup yang kekal. Aku terus melangkah saat hujan itu, dan Tuhan menaruh satu pemikiran yang sangat berharga di hatiku. Dan siapa tahu bagaimana Tuhan akan memberkatimu saat kamu memilih untuk terus melangkah?
Mau nggak kamu doakan ayat ini bersamaku?
“Tuhan akan menyelesaikannya bagiku! Ya Tuhan, kasih setia-Mu untuk selama-lamanya; janganlah Kautinggalkan perbuatan tangan-Mu!” (Mazmur 138:8 TB) Amin.
Jangan berbalik—teruslah melangkah ke depan!