Kamu adalah SEGALANYA bagi Tuhan!
Satu hal yang jangan pernah kamu lupakan : Di zaman sekarang, ketika semua orang bebas untuk jadi “berbeda,” di hadapan Tuhan kita semua tetap sama.
“Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.” (Galatia 3:28 TB)
Kamu mengerti maksudnya? Coba aku sederhanakan sedikit: “Tidak penting apakah kamu penerima bantuan pemerintah atau CEO dari perusahaan besar: di hadapan Kristus, kita semua punya nilai yang sama—kita semua sama berharganya bagi-Nya.”
Ini bukan soal siapa kamu, tapi soal apa yang ada di dalam hatimu! 💖
Itulah yang Tuhan ingin jelaskan lewat bagian (yang awalnya terasa bikin kesal) dari Surat kepada Jemaat di Efesus 6, “Hai hamba-hamba, taatilah tuanmu yang di dunia dengan takut dan gentar, dan dengan tulus hati, sama seperti kamu taat kepada Kristus … lakukanlah kehendak Allah dengan segenap hati, dan dengan rela melayani seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia, karena kamu tahu bahwa setiap orang yang berbuat baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan.” (Efesus 6:5–8 TB)
Tuhan, melalui Rasul Paulus, meminta setiap orang percaya—apapun status sosialnya—untuk punya sikap yang penuh integritas, ketulusan, dan hati yang sungguh-sungguh untuk Tuhan. Intinya adalah: kita hidup benar bukan cuma di depan orang lain, tapi karena hati kita memang ingin menyenangkan Tuhan. 😀
Dan seseorang hanya bisa hidup seperti itu kalau dia benar-benar hidup dekat dengan Tuhan di dalam hatinya. Kalau dia tetap percaya, apa pun keadaannya, bahwa Tuhan sendiri yang akan menjaga hidupnya.
Karena Tuhan tidak hanya peduli pada yang “sudah kaya” 💰 (dan “kaya” di sini bisa berarti apa saja: kaya kesehatan, kaya keluarga, dll.), tapi Dia peduli pada SEMUA ORANG dengan sama, karena di hadapan-Nya, kita semua SETARA!
Boleh aku ngomong langsung? “Kamu yang sukses dalam bisnis, jangan merendahkan mereka yang menerima bantuan pemerintah, tapi kasihilah dan doakan mereka.” dan, “Kamu yang menerima bantuan pemerintah, jangan iri atau mengeluh terhadap orang Kristen yang hidup berkecukupan—kasihilah mereka dan ikut bersukacitalah bersama mereka!”
Karena ini benar—di hadapan Tuhan, kita semua SETARA! Kamu bukan tidak berharga di mata Tuhan—kamu adalah SEGALANYA bagi-Nya! ✨