Kamu lagi nunggu hukuman ya?
Aku suka banget menghabiskan liburan musim panas di Jakarta dan keliling naik mobil. Di salah satu perjalanan itu, aku terlalu menikmati pemandangan indah di sekeliling sampai nggak sadar kalau aku kena kamera tilang! Seketika itu juga, mood bagusku langsung hilang. Pertanyaan demi pertanyaan muncul di kepalaku: Dendanya bakal berapa ya? Kapan suratnya sampai ke Bali supaya aku tahu hukumannya apa? Dan lain-lain…
Minggu-minggu menunggu seperti ini rasanya lama banget, penuh dengan pikiran yang menyiksa dan mencuri waktu berharga dalam hidup kita. Hal seperti ini sering juga terjadi dengan kesalahan, dosa, dan kegagalan kita. Mungkin kamu pernah bikin kesalahan besar yang nggak bisa kamu perbaiki lagi, kesalahan dengan konsekuensi yang sampai hari ini masih kamu jalani, dan itu bikin hidupmu terasa berat.
Aku nggak bisa mengatakannya dengan cara lain… PUJI TUHAN untuk kasih karunia dan kasih-Nya yang besar bagi kita! Sampai sekarang aku masih sulit mengerti bagaimana mungkin Tuhan mau mengangkat semua beban ini dari pundak kita, terlepas dari semua yang sudah kita lakukan!
“Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal. Sebab Allah mengutus Anak-Nya ke dalam dunia bukan untuk menghakimi dunia, melainkan untuk menyelamatkannya oleh Dia..” (Yohanes 3:16–17, TB)
Luar biasa, kan? Aku mau berbagi satu ayat lagi supaya kamu semakin yakin bahwa hari ini kamu boleh (dan seharusnya!) menyerahkan semua bebanmu kepada-Nya:
“dengan menghapuskan surat hutang, yang oleh ketentuan-ketentuan hukum mendakwa dan mengancam kita. Dan itu ditiadakan-Nya dengan memakukannya pada kayu salib:” (Kolose 2:14, TB)
Surat tilang dari Prancis selatan itu anehnya nggak pernah sampai ke aku, padahal aku memang pantas menerimanya! Hukuman atas kegagalanmu juga sudah diambil darimu, benar-benar dihapus, saat Yesus naik ke kayu salib! Dia mau menanggung bahkan kegagalan terbesarmu sekalipun!
Mau kah kamu menerima hadiah ini hari ini? Satu doa saja bisa membebaskanmu!
Kamu adalah mujizat-Nya yang nyata!