Kamu Masih Punya Kekekalan di Depan!
Salah satu hari paling berat dalam hidupku, aku berdiri di sebuah pemakaman yang dipenuhi banyak orang. Ada yang muda, ada yang tua.
Beberapa hari sebelumnya, aku sempat melayani di sebuah gereja. Aku menyanyi dan membagikan kisah hidupku. Setelah selesai, ada seorang gadis muda yang cantik menghampiriku. Dia cerita kalau hari itu dia baru saja menyerahkan hidupnya ke Tuhan Yesus.
Jujur, itu bikin hatiku tersentuh banget. Apalagi karena sebenarnya dia bisa saja berkata, "Nanti aja deh." Dia bisa aja berpikir kalau dia masih punya banyak waktu. Tapi ternyata... enggak. Di minggu yang sama, dia sudah berada dalam kekekalan. Siapa yang sangka? Satu kecelakaan lalu semuanya berakhir begitu cepat. Dan ada satu pertanyaan yang terus berputar di kepalaku: "Bagaimana kalau hari itu dia belum berkata 'ya' kepada Yesus?"
Atas permintaan ayahnya, aku menyanyi dan membagikan kisah hidupku di pemakamannya. Ayahnya pengen teman-teman sekolah putrinya mendapat kesempatan yang sama seperti yang pernah didapat putrinya. Dan pemakaman itu menjadi sesuatu yang luar biasa. Sangat luar biasa. Bahkan bisa dibilang mengubah hidup banyak orang. Banyak banget murid yang berkumpul di sekitar makam yang masih terbuka itu dan meminta untuk didoakan.
Salah satu dari mereka berkata kepadaku, "Oh Kak Debbie, tahun lalu aku pernah minta tanda tanganmu di sebuah acara. Tapi hari ini kamu memberiku sesuatu yang jauh lebih berharga. Kamu memberiku Yesus." Mendengar itu, air mataku langsung mengalir. Aku benar-benar terharu.
Di tengah rasa sakitnya, ayah gadis itu menunjukkan iman yang luar biasa. Karena imannya, kematian putrinya justru menjadi jalan keselamatan bagi banyak orang lainnya.
Lalu muncul lagi satu pertanyaan yang terus menggangguku:
Kenapa ya sering kali harus ada sesuatu yang buruk terjadi dulu baru kita menyadari betapa berharganya iman kita? Kenapa kita sering menunggu sampai nanti? Kenapa kita terus menunda untuk mengambil keputusan yang jelas?
Kalau boleh aku tanya, ...
Apa kamu sudah mengambil keputusan untuk mengikut Yesus?
Di Yohanes 1 tertulis:
"Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya." (Yohanes 1:12,TB)
Apa kamu sudah menerima Dia di dalam hatimu?
Kamu adalah keajaiban!