• ID
    • AR Arabic
    • CS Czech
    • DE German
    • EN English
    • ES Spanish
    • FA Farsi
    • FR French
    • HI Hindi
    • HI English (India)
    • HU Hungarian
    • HY Armenian
    • ID Bahasa
    • IT Italian
    • JA Japanese
    • KO Korean
    • MG Malagasy
    • MM Burmese
    • NL Dutch
    • NL Flemish
    • NO Norwegian
    • PT Portuguese
    • RO Romanian
    • RU Russian
    • SV Swedish
    • TA Tamil
    • TH Thai
    • TL Tagalog
    • TL Taglish
    • TR Turkish
    • UK Ukrainian
    • UR Urdu
Tanggal publikasi 8 Jan 2026

Kata-kata yang menantang, tapi penuh kasih

Tanggal publikasi 8 Jan 2026

Bayangkan Tuhan sudah menjanjikan sesuatu untukmu: kesembuhanmu, kemerdekaanmu. Mari kita ambil ayat yang sering dibaca dari kitab Yeremia: Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman Tuhan, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.” (Yeremia 29:11 TB)

Tapi ditengah perjalanan ke sana, Dia berkata: “..Sebab Aku tidak akan berjalan di tengah-tengahmu, karena engkau ini bangsa yang tegar tengkuk, supaya Aku jangan membinasakan engkau di jalan.” (Keluaran 33:3 TB)Aduh, ini nyesek ya!

Sekilas kedengarannya keras. Tapi hari ini aku mau bahas ini, karena memang ada hal-hal yang benar-benar menyedihkan hati Tuhan…

Kenapa Dia berkata, “kamu adalah bangsa yang tegar tengkuk”?

Keras kepala itu ketika seseorang ngotot dengan keyakinan, pendapat, atau keputusannya sendiri dan nggak mau berubah.

Bangsa Israel, misalnya, baru saja membuat anak lembu emas dan melihat sendiri betapa murkanya Tuhan. Itulah sebabnya Tuhan menyebut mereka keras kepala. Jelas kelihatan bahwa meskipun mereka menyesali perbuatan mereka, cara pandang mereka soal punya allah lain dalam hidup mereka sebenarnya belum benar-benar berubah! Nah, di situ letaknya!

pernah nggak kamu merasa sangat jelas bahwa apa yang kamu lakukan itu nggak menyenangkan hati Tuhan? Tuhan sudah menegurnya, kamu bahkan mungkin sudah minta ampun sambil menangis… tapi jujur saja, hari ini kamu akan melakukannya lagi karena kamu masih keras kepala di area itu?

Mungkin itu konflik dalam keluargamu, di mana Tuhan sudah lama menaruh di hatimu untuk mengampuni. Kamu bahkan sudah mengucapkannya dengan mulutmu, tapi jauh di dalam hati, kamu masih marah pada mereka?

Saat Tuhan berkata, “..Sebab Aku tidak akan berjalan di tengah-tengahmu, karena engkau ini bangsa yang tegar tengkuk, supaya Aku jangan membinasakan engkau di jalan.” (Keluaran 33:3 TB), itu berarti keras kepala kita benar-benar melukai hati-Nya. Dia nggak meninggalkan kita, tidak! Karena kasih-Nya, Dia tetap membiarkan kita bergerak menuju tujuan kita, tapi kita nggak mengalami kehadiran-Nya sedekat yang seharusnya jika kita tidak keras kepala.

Kamu nangkap maksudku?

Tuhan ingin memberimu JAUH LEBIH BANYAK—maukah kamu menukar keras kepalamu dengan itu?

Debbie Wiratno
Penulis

Terdorong oleh Roh Kudus untuk menulis renungan yang penuh harapan, berdasarkan kebenaran Firman Tuhan dan tepat waktu.