Kuasa dari suaramu
“Halooo, aku taruh paketnya di bawah ya. Semoga harimu menyenangkan. Bye, bye!”Suara ceria dari ibu tukang paket terdengar, dan tanpa sadar senyum lebar langsung muncul di wajahku.
Aku senang bukan karena paketnya, tapi karena suara ibu tukang paket itu ramah banget dan penuh sukacita. Setiap kali dengar suaranya, rasanya ikut bahagia! Sampai kepikiran, apa perlu lebih sering pesan barang biar makin sering denger suaranya, haha!
Tapi kalau dipikir-pikir, justru orang-orang seperti inilah yang terus menginspirasi kita! Orang-orang yang punya semangat hidup. Kita bahkan nggak perlu melihat mereka—cukup dengar suaranya saja sudah cukup! Contohnya ibu tukang paket ini, tanpa dia sadari, hari ini dia bikin aku senang dan menginspirasiku untuk menulis tentang ini di “Keajaiban Setiap Hari”. Satu suara—suaramu—bisa melakukan begitu banyak hal!
“Mmm, tapi aku orangnya beda, Debbie,” mungkin kamu berpikir. “Buat kamu mungkin gampang, tapi aku nggak bisa bicara seperti itu secara spontan.” Aku mengerti pikiran itu dan aku juga pernah merasakannya. Justru di saat aku paling nggak mood pakai suaraku—misalnya cuma untuk bilang ‘halo’ waktu belanja—aku harus memaksa diri. Dan tahu nggak? Aku sadar kalau ‘selamat siang’ yang diucapkan dengan kesal itu nggak ada efeknya. Yang benar-benar berdampak itu kalau aku menenangkan diri dan mengatakannya dari hati.
Saat aku menyapa orang lain dengan sukacita di hatiku, sudut bibirku otomatis terangkat, dan suasana hatiku ikut naik. Aku mendengar suaraku sendiri yang ceria mengucapkan “selamat pagi,” dan sering kali aku mendapat balasan yang ramah juga. Itu bikin aku dua kali lebih bahagia. Angkat suaramu, dan semangatmu juga akan ikut terangkat!
Tuhan rindu kamu memakai suaramu, karena Dia tahu betapa besar hal yang bisa Dia lakukan lewat suaramu:
“…hiburlah mereka yang tawar hati, belalah mereka yang lemah, sabarlah terhadap semua orang. Perhatikanlah, supaya jangan ada orang yang membalas jahat dengan jahat, tetapi usahakanlah senantiasa yang baik, terhadap kamu masing-masing dan terhadap semua orang. Bersukacitalah senantiasa.” (1 Tesalonika 5:14–16 TB)
Hari ini, beri suaramu sentuhan sukacita!