LEAN IN: Don't Just Show Up, Open Your Heart!
Seminggu lalu, aku (Debbie), Leo, dan Gloria berkesempatan ke Bangkok, Thailand. Kami diundang oleh A Miracle Everyday (KSH) Pusat bersama para penulis dan tim dari berbagai negara untuk menyatukan visi, misi, dan membangun relasi. Seru banget bisa bertemu, mengenal para pemimpin, dan belajar bersama!
Waktu mendarat di Bangkok, aku sempat bilang dalam hati, "Aku nggak mau pulang dengan tangan kosong. Aku harus belajar sesuatu."
Tapi aku sadar, untuk bisa belajar sesuatu, sikap hati dan mindset kita saat datang itu sangat menentukan. Perjalanan ini bukan hanya tentang tempat baru yang dikunjungi, orang-orang baru yang dikenal, atau pengalaman seru yang dibawa pulang. Ada sesuatu yang jauh lebih penting: Apa yang Tuhan ingin bentuk di dalam diriku?
That's why I need to LEAN IN!
Apa sih maksudnya?
Lean in berarti mendekat, membuka diri, memberi perhatian penuh, dan terlibat sepenuhnya.
- Tidak sekadar hadir, tetapi sungguh-sungguh terlibat.
- Tidak hanya mendengar, tetapi membuka hati untuk menerima.
- Tidak merasa sudah tahu, tetapi bersedia belajar lagi.
- Tidak menjauh ketika Tuhan sedang membentuk kita, tetapi justru semakin mendekat kepada-Nya.
Menariknya, sikap ini bukan hanya berlaku ketika kita mengikuti conference atau menghadiri sebuah acara. Kita juga perlu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam hubungan kita dengan Tuhan.
Jangan sampai kita terlalu sibuk doing things for God, tetapi lupa being with God. Jangan sampai kita terjebak dalam rutinitas pelayanan, sampai melewatkan suara Tuhan dan berhenti belajar dari-Nya.
Tuhan selalu punya sesuatu untuk diajarkan kepada kita, melalui hal-hal kecil maupun besar. Bukan hanya sesekali, tetapi consistently. Masalahnya, apakah hati kita masih punya ruang untuk mendengar?
Yakobus 4:8 berkata, "Mendekatlah kepada Allah, dan Ia akan mendekat kepadamu."
Perhatikan kata MENDEKATLAH. Ada respons yang perlu kita ambil. Ada sikap hati yang perlu kita posisikan. We need to lean in!
Roma 11:33 juga mengingatkan betapa dalamnya kekayaan, hikmat, dan pengetahuan Allah. Artinya, kita tidak akan pernah kehabisan hal untuk dipelajari tentang Tuhan. He is always bigger than our understanding. There is always more to discover!
Jadi, ingat ya, sahabat! Jangan hanya datang, tetapi datanglah dengan hati yang siap menerima. Jangan hanya menjalani hari, tetapi berikan perhatian pada apa yang Tuhan sedang kerjakan di dalam hidupmu.
Jangan biarkan kesibukan, rutinitas, atau perasaan bahwa kita sudah tahu segalanya membuat kita kehilangan kesempatan untuk bertumbuh.
Stay hungry. Stay teachable. Never lose the wonder.
LEAN IN! ❤️