• ID
    • AR Arabic
    • CS Czech
    • DE German
    • EN English
    • ES Spanish
    • FA Farsi
    • FR French
    • HI Hindi
    • HI English (India)
    • HU Hungarian
    • HY Armenian
    • ID Bahasa
    • IT Italian
    • JA Japanese
    • KO Korean
    • MG Malagasy
    • MM Burmese
    • NL Dutch
    • NL Flemish
    • NO Norwegian
    • PT Portuguese
    • RO Romanian
    • RU Russian
    • SV Swedish
    • TA Tamil
    • TH Thai
    • TL Tagalog
    • TL Taglish
    • TR Turkish
    • UK Ukrainian
    • UR Urdu
Tanggal publikasi 2 Feb 2026

Makan, tapi laper terus. Emang bisa?

Tanggal publikasi 2 Feb 2026

Selamat pagi, temanku! Siapa di sini yang hobinya makan? 😀

Aku jujur passionate banget soal makanan— Aku suka makan, suka masak, suka eksperimen. Tapi kita tahu, makanan fisik ada batasnya. Setelah kenyang, selesai.

Menariknya, ada satu “makanan” yang justru bekerja kebalikannya.

Firman Tuhan.

Pernah nggak, kamu benar-benar tenggelam dalam firman—baca pelan, renungin, dapet pewahyuan kecil—eh, bukannya kenyang, malah makin lapar? Makin pengen kenal Yesus. Makin haus akan kebenaran. Itu namanya “Spiritual Hunger”. Nah, yang bisa memuaskan siapa? YESUS sendiri!

“Berbahagialah orang yang lapar dan haus akan kebenaran, karena mereka akan dipuaskan.” (Matius 5:6)

Semakin kita mengenal Tuhan, semakin kita sadar betapa luas dan dalam Dia. Firman bukan sekadar informasi rohani, tapi undangan untuk relasi yang lebih dekat.

“Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum… dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup” (Yohanes 7:37–38)

Saat kita ambil bagian dalam Dia— kita datang, tinggal, menikmati hadirat-Nya—kita bukan cuma diisi, tapi dibuat mengalir. Cobain deh, “makan” dari apa yang Tuhan sudah sediakan buat kamu hari ini. Semakin belajar, semakin penasaran. Semakin penuh, semakin rindu.

Kita terus merasa lapar, tapi kita bahagia… karena kita dikenyangkan oleh pencipta kita!

Debbie Wiratno
Penulis

Terdorong oleh Roh Kudus untuk menulis renungan yang penuh harapan, berdasarkan kebenaran Firman Tuhan dan tepat waktu.