melakukan ini untuk Tuhan, atau bersama Tuhan?
Apakah kamu melakukan apa yang sedang kamu lakukan ini untuk Tuhan, atau bersama Tuhan?
Iya, kamu perlu dengar pertanyaannya sekali lagi: apakah kamu melakukan apa yang kamu lakukan ini untuk Tuhan, atau bersama Tuhan?
Bertahun-tahun lalu, waktu aku dikenal sebagai “pramugari yang suka bernyanyi” dan sering muncul di karpet merah, aku benar-benar kagum melihat apa yang Tuhan lakukan dalam hidupku saat itu. Aku mengalami begitu banyak hal dan sering berbagi tentang bagaimana Tuhan membebaskanku dari gangguan makan yang mengancam nyawa. Aku juga punya kesempatan untuk cerita di TV dan ke para selebriti yang kutemui tentang betapa pentingnya imanku kepada Tuhan.
Semua itu dirayakan oleh sesama orang Kristen. Tapi kemudian fase itu berakhir. temanku selalu berkata, “Pertanyaannya adalah, setelah semua hype ini, setelah gelombang kesuksesan ini lewat, apakah kamu siap berlutut dan bekerja keras mengerjakan musikmu dalam diam, tanpa tepuk tangan dari orang-orang?”
Dan dia benar. Selama EMPAT TAHUN berikutnya, semuanya terasa sepi di sekitarku. Aku mulai bekerja sambil berlutut—secara harfiah. Aku harus lebih dulu menyadari MENGAPA Tuhan memberiku platform sebesar itu. Ini bukan cuma soal kagum melihat apa yang Tuhan lakukan untukku.
Waktu Tuhan melakukan sesuatu UNTUKMU, itu karena Dia ingin melakukan sesuatu MELALUIMU.
Dan aku belum benar-benar menangkap hal itu! Bahkan Raja Salomo yang bijaksana pun belum sepenuhnya memahaminya, padahal dia sedang membangun bait yang megah UNTUK TUHAN. Itulah sebabnya Tuhan berbicara kepadanya:
“Mengenai rumah yang sedang kaudirikan ini, jika engkau hidup menurut segala ketetapan-Ku dan melakukan segala peraturan-Ku dan tetap mengikuti segala perintah-Ku dan tidak menyimpang dari padanya, maka Aku akan menepati janji-Ku kepadamu yang telah Kufirmankan kepada Daud, ayahmu, yakni bahwa Aku akan diam di tengah-tengah orang Israel dan tidak hendak meninggalkan umat-Ku Israel.” (1 Raja-raja 6:12–13 TB)
Tuhan ingin melakukan sesuatu UNTUKMU dan MELALUIMU, tapi yang lebih penting dari semuanya adalah kamu melakukannya 100% BERSAMA DIA dan dalam HUBUNGAN YANG SUNGGUH-SUNGGUH DENGAN DIA.
Jadi sebagai penutup, izinkan aku bertanya lagi: apakah kamu melakukan apa yang kamu lakukan ini untuk Tuhan, atau bersama Tuhan?