Meneruskan berkat
Aku punya seorang teman yang pernah berjuang melawan kanker… dan sekarang dia membawa sukacita bagi para pasien kanker yang sedang menjalani terapi, dengan membawa anjing terapinya ke rumah sakit untuk menemani mereka selama pengobatan.
Aku punya seorang teman yang pernah mengalami aborsi… dan sekarang dia memimpin Bible Study untuk para wanita yang sedang mencari harapan dan pemulihan di dalam Yesus, untuk pergumulan yang pernah ia alami juga.
Aku punya seorang teman pebisnis… yang selalu menyisihkan sebagian dari keuntungannya untuk memberkati para tentara yang terluka dan keluarga mereka, karena dia sadar bahwa mereka telah membayar harga untuk kebebasan yang kita nikmati hari ini.
Aku juga punya seorang teman yang baru bisa membaca saat usianya sudah lebih dari 50 tahun… dan sekarang dia mengajar membaca bahasa Inggris kepada para imigran, supaya mereka juga bisa merasakan sukacita yang sama setiap kali membuka buku.
Dan aku punya seorang teman yang dulu menghabiskan sebagian besar hidupnya dalam narkoba dan alkohol. Tapi sekarang, setelah dipulihkan Tuhan, dia melayani sebagai sukarelawan di pusat remaja dan bercerita kepada anak-anak tentang Yesus dan bagaimana Tuhan juga bisa membebaskan mereka dari belenggu kecanduan!
Setiap temanku, dengan cara mereka masing-masing, sedang meneruskan berkat. Mereka mengambil kasih karunia Tuhan yang pernah mereka terima di masa tergelap hidup mereka… lalu membagikannya kepada orang lain yang sedang membutuhkan sedikit pertolongan.
Aku merasa sangat terhormat bisa bermitra dengan Jesus.net dan Keajaiban Setiap Hari dalam menulis beberapa Renungan
Dan setiap kali kami merilis renungan baru, kami memberi kesempatan kepada orang-orang untuk meneruskan berkat dengan membantu menanggung biaya agar orang lain juga bisa menikmatinya.
Ini adalah kesaksian nyata dari seseorang yang membutuhkan Audio Guide, tetapi belum mampu berdonasi sendiri:
“Saya sudah cukup lama menganggur dan saat ini sedang berada di ruang tunggu mujizat Tuhan. Saya tidak memiliki support system yang bisa membantu saya. Gereja saya memberi voucher makanan, dan pemilik rumah saya menunjukkan kemurahan Tuhan dengan tidak mengusir saya dari kontrakan.”
Salah seorang tim kami pun menulis:
“Saya dan suami bekerja hanya berdasarkan komisi. Kadang ada kelimpahan, kadang kekurangan. Saat ini kami sedang berada di musim kekurangan, itulah salah satu alasan saya ingin mengikuti Spiritual Reset. Saat kami kembali berada di musim kelimpahan, saya pasti akan meneruskan berkat ini. Terima kasih atas pertimbangannya.”
Yesus berkata dalam Kisah Para Rasul 20:35: “Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima!” (Kisah Para Rasul 20:35, TB).
Bersama-sama, kita bisa menjadi saluran mujizat saat membuka pintu bagi lebih banyak orang untuk menerima hadiah dari Keajaiban Setiap Hari.
Doaku minggu ini, semoga hati kita semua terbuka terhadap dorongan Tuhan saat Dia memanggil kita untuk meneruskan berkat kepada orang lain.
Jangan pernah lupa,