• ID
    • AR Arabic
    • CS Czech
    • DE German
    • EN English
    • ES Spanish
    • FA Farsi
    • FR French
    • HI Hindi
    • HI English (India)
    • HU Hungarian
    • HY Armenian
    • ID Bahasa
    • IT Italian
    • JA Japanese
    • KO Korean
    • MG Malagasy
    • MM Burmese
    • NL Dutch
    • NL Flemish
    • NO Norwegian
    • PT Portuguese
    • RO Romanian
    • RU Russian
    • SV Swedish
    • TA Tamil
    • TH Thai
    • TL Tagalog
    • TL Taglish
    • TR Turkish
    • UK Ukrainian
    • UR Urdu
    • VI Vietnamese
Tanggal publikasi 30 Okt 2026

Siapa orang yang paling berdosa di dunia ini?

Tanggal publikasi 30 Okt 2026

Setiap kali aku bertanya kepada orang-orang yang datang ke pertunjukanku, siapa yang ingin mengulang hidupnya dari awal, selalu ada banyak banget tangan yang terangkat.

Aku sendiri juga sering berpikir, “Andai saja aku bisa kembali ke beberapa tahun lalu dengan semua pengetahuan yang kumiliki sekarang. Pasti ada begitu banyak kesalahan yang bisa kuhindari.”

Jadi, bagaimana kalau hari ini kamu sedang berada di titik itu, Teman? Titik di mana kamu menyimpan begitu banyak penyesalan. Mungkin kamu bahkan berpikir, “Aku sudah terlalu jauh dari Tuhan.... Aku sudah melakukan TERLALU BANYAK kesalahan.”

Kalau begitu, aku ingin menenangkan hatimu. Karena bukan cuma aku yang sebenarnya bisa menulis satu buku penuh tentang betapa “buruknya” diriku di masa lalu. Paulus pun pernah mengalami perubahan hidup yang luar biasa. Dia berkata tentang dirinya sendiri:

“aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman. Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus. Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: ”Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa,” dan di antara mereka akulah yang paling berdosa.” — 1 Timotius 1:13-15 (TB)

Teman, Tuhan punya kesabaran yang jauh lebih besar terhadapmu daripada kesabaran yang kamu miliki terhadap dirimu sendiri!

Coba renungkan baik-baik perkataan Paulus tadi. Dia menyebut dirinya sebagai orang yang paling berdosa untuk menunjukkan bahwa sebesar apa pun kesalahan yang pernah KAMU lakukan, gak ada satu pun yang bisa membuatmu berada di luar jangkauan kasih karunia Tuhan. Kamu bukan cuma boleh datang kepada-Nya, tapi Dia bahkan sedang menantikanmu dengan tangan terbuka.

Maukah kamu menyerahkan hidupmu kepada Yesus hari ini dan melepaskan semua beban dosamu kepada-Nya? Izinkan Dia menunjukkan bagaimana luka-luka masa lalumu bisa Dia ubah menjadi sesuatu yang luar biasa. Kalau kamu mau, yuk, berdoa bersama sekarang:

“Yesus, sudah begitu lama aku memikul beban dosa dan kesalahanku. Aku benar-benar ingin memulai semuanya dari awal. Hari ini aku datang kepada-Mu dan memohon agar Engkau mengampuni serta menghapus semua dosaku. Bersihkan aku dari segala rasa bersalah dan berikan aku kesempatan untuk memulai hidup yang baru bersama-Mu. Terima kasih untuk kasih-Mu yang begitu besar, bahkan melampaui apa yang bisa kupahami. Biarlah hidupku menjadi bukti nyata dari kasih-Mu! Amin.”

Debbie Wiratno
Penulis

Terdorong oleh Roh Kudus untuk menulis renungan yang penuh harapan, berdasarkan kebenaran Firman Tuhan dan tepat waktu.