Tanyakan ini sebelum kamu membuka Alkitab…
Ada alasan lain kenapa mungkin kamu merasa mendapatkan “sedikit” dari membaca Firman Tuhan...
Mungkinkah kamu hanya memilih bagian-bagian yang enak didengar dan meninggalkan sisanya?
Jujur saja. Saat kita membuka Alkitab, kita ingin dikuatkan. Daaaan… sebenarnya ada alasan lain kenapa Tuhan ingin kita membaca Firman-Nya:
“Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Dengan demikian tiap-tiap manusia kepunyaan Allah diperlengkapi untuk setiap perbuatan baik.” (2 Timotius 3:16-17 TB)
Wah, ini terdengar sedikit berbeda ya. Tuhan benar-benar ingin membentuk hidup kita!
Contohnya, di Alkitab kamu akan menemukan bahwa Tuhan ingin kamu mengasihi orang yang sekarang mungkin paling membuatmu kesal. Kalau kamu tidak membaca Alkitab, apakah kamu akan memikirkan hal itu? Mungkin tidak. 😉 Kamu mungkin akan mengabaikannya—dan percayalah, aku juga sangat paham perasaan itu.
Kita hanya akan tahu apa yang Tuhan inginkan saat kita membuka Alkitab! 📖
Dan ini salah satu keinginan-Nya:“Jikalau kita saling mengasihi, Allah tetap di dalam kita, dan kasih-Nya sempurna di dalam kita.” (1 Yohanes 4:12 TB)
Luar biasa sekali ayat ini! Kita bukan cuma belajar bahwa Tuhan ingin kita saling mengasihi, tapi juga bahwa tujuan-Nya adalah menunjukkan kasih-Nya yang luar biasa kepada orang lain melalui hidup kita. 😮
Membaca Alkitab hanya untuk diri sendiri saja tidak cukup, karena Tuhan ingin melakukan jauh lebih banyak melalui hidupmu dan menunjukkan kasih-Nya lewat dirimu!
Ya, saat kita mau menerima juga bagian-bagian Alkitab yang menantang, kita akan mulai memahami kedalaman Firman Tuhan—dan bahkan mengalami perubahan karakter yang nyata!
💭 Hari ini coba tanyakan pada dirimu sendiri:“Kenapa aku membuka Alkitab? Apakah aku cuma ingin dikuatkan, atau aku juga mau diubahkan?”
Kamu adalah sebuah mujizat!