• ID
    • AR Arabic
    • CS Czech
    • DE German
    • EN English
    • ES Spanish
    • FA Farsi
    • FR French
    • HI Hindi
    • HI English (India)
    • HU Hungarian
    • HY Armenian
    • ID Bahasa
    • IT Italian
    • JA Japanese
    • KO Korean
    • MG Malagasy
    • MM Burmese
    • NL Dutch
    • NL Flemish
    • NO Norwegian
    • PT Portuguese
    • RO Romanian
    • RU Russian
    • SV Swedish
    • TA Tamil
    • TH Thai
    • TL Tagalog
    • TL Taglish
    • TR Turkish
    • UK Ukrainian
    • UR Urdu
    • VI Vietnamese
Tanggal publikasi 13 Okt 2026

Tinggalkan Sesuatu yang Baik

Tanggal publikasi 13 Okt 2026

"Kamu bisa tinggal di tempatku kok... toh aku juga lagi pergi."

Beberapa teman baikku waktu itu mau liburan ke bali, dan kebetulan banget, ini jadi solusi yang pas buat mereka. Jujur aja, kita gak mungkin menawarkan rumah kita untuk ditempati begitu aja ke sembarang orang, kan? Dan kalau boleh jujur lagi, di dalam hati kita pasti ada sedikit pikiran, "Semoga nanti gak terlalu berantakan dan aku gak harus bersih-bersih seharian."

Tapi waktu aku pulang, aku malah kaget. Rumahku justru lebih bersih daripada sebelumnya! Aku sampai mikir, "Serius nih?" Aku gak bisa menyebutnya dengan cara lain selain ini: Mereka benar-benar jadi berkat buatku.

Lalu aku kepikiran sesuatu. "Sebenarnya, bukankah ini juga yang aku lakukan ketika aku pergi mission trip?” Setiap kali aku pergi ke sebuah kota, gereja, atau sekolah untuk memberitakan rencana Tuhan, aku bisa melihat sendiri bagaimana orang-orang di sana mengalami perubahan yang positif. Dan karena Tuhan berbicara ke dalam hati mereka, aku berharap aku bisa meninggalkan tempat itu dalam keadaan lebih baik daripada saat aku datang.

Nah, coba siap-soap karena bagian ini sebenarnya adalah sesuatu yang kamu juga bisa dan seharusnya lakukan hari ini:

Tinggalkan setiap tempat dalam keadaan lebih baik daripada saat kamu menemukannya.

Atau seperti yang diingatkan Alkitab:

"Janganlah kita jemu-jemu berbuat baik." Galatia 6:9a

Kelihatannya sederhana banget, ya kan? Dan memang sesederhana itu. Misalnya malam ini kamu lagi makan bareng keluarga. Semua orang lagi ngomel dan mengeluh tentang ini itu. Kamu bisa jadi orang yang membawa sesuatu yang baik ke dalam percakapan itu. Ingatkan mereka tentang hal-hal baik yang masih bisa disyukuri.

Atau di tempat kerja, kamu melihat wastafel di toilet yang kotor. Kamu bisa meluangkan waktu sebentar, ambil tissue, dan membersihkannya. Sesimpel itu.

Pas lagi belanja dan kamu lihat ada sebungkus snack keripik yang jatuh dari rak? Kamu bisa bantu ambil dan taruh kembali ke tempatnya.

Atau kamu bisa ketemu seseorang yang hari ini kelihatannya lagi gak baik-baik saja? Dan kamu bisa mengatakan sesuatu yang baik kepadanya. Mungkin cuma satu kalimat sederhana. Mungkin cuma senyum. Mungkin cuma, "Kamu gak apa-apa? Semangat ya."

Sebenarnya ada begitu banyak kesempatan untuk berbuat baik yang sering banget kita lewatkan karena kita gak menyadarinya.

Jadi, jangan sampai kita lelah berbuat baik. Karena setiap kebaikan yang kita lakukan bisa membawa sukacita, buat orang yang datang ke kita, buat diri kita sendiri, dan tentu saja, buat Bapa kita di Surga.

Yuk, mulai HARI INI. Coba lihat sekelilingmu. Di mana pun kamu berada, tanyakan pada dirimu:

"Apa yang bisa aku tinggalkan di sini supaya tempat ini sedikit lebih baik daripada saat aku datang?" Dan siapa tahu, hari ini kamu akan mengalami momen-momen kecil yang spesial hanya karena kamu memilih untuk melakukan satu hal baik.

Debbie Wiratno
Penulis

Terdorong oleh Roh Kudus untuk menulis renungan yang penuh harapan, berdasarkan kebenaran Firman Tuhan dan tepat waktu.