• ID
    • AR Arabic
    • CS Czech
    • DE German
    • EN English
    • ES Spanish
    • FA Farsi
    • FR French
    • HI Hindi
    • HI English (India)
    • HU Hungarian
    • HY Armenian
    • ID Bahasa
    • IT Italian
    • JA Japanese
    • KO Korean
    • MG Malagasy
    • MM Burmese
    • NL Dutch
    • NL Flemish
    • NO Norwegian
    • PT Portuguese
    • RO Romanian
    • RU Russian
    • SV Swedish
    • TA Tamil
    • TH Thai
    • TL Tagalog
    • TL Taglish
    • TR Turkish
    • UK Ukrainian
    • UR Urdu
Tanggal publikasi 27 Mei 2026

Tuhan Masih Bisa Menumbuhkan yang Kering

Tanggal publikasi 27 Mei 2026

Salah satu hal paling menyedihkan dari hati yang kering adalah, lama-lama kita mulai percaya kalau kita nggak bisa berubah lagi.

“Kok aku begini terus ya?” “Kok aku udah nggak semangat?” atau “Kok aku nggak bisa merasakan Tuhan seperti dulu?”

Lalu tanpa sadar kita mulai menyerah, kita tetap jalanin hidup, tetap tersenyum, tetap aktif, tapi di dalam hati kita merasa kosong.

Namun Alkitab punya banyak cerita tentang Tuhan yang justru bekerja di tempat-tempat yang kelihatannya mati.

Ada satu penglihatan yang Tuhan kasih kepada Yehezkiel. Sebuah lembah penuh tulang-tulang kering, bukan cuma satu dua, tapi sangat banyak dan semuanya terlihat mustahil untuk hidup kembali.

Lalu Tuhan berkata:

“...Aku memberi nafas hidup di dalammu, supaya kamu hidup kembali.” (Yehezkiel 37:5 TB)

Tuhan spesialis menghidupkan kembali hal-hal yang kering. Termasuk hati kita.

Mungkin sekarang imanmu terasa lemah, mungkin doamu terasa kosong, mungkin kamu merasa jauh. Tapi kering bukan berarti selesai.

Tanah yang kering masih bisa terkena hujan, pohon yang layu masih bisa bertumbuh lagi, dan hati yang dingin masih bisa dipulihkan Tuhan. Kadang prosesnya nggak instan, kadang Tuhan memulihkan sedikit demi sedikit. Lewat firman, lewat penyembahan, lewat doa yang sederhana, lewat orang-orang yang Tuhan kirim.

Tapi satu hal yang penting, jangan berhenti datang kepada Tuhan hanya karena kamu merasa kering. Karena justru orang haus yang datang mencari air.

Yesus berkata: “Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!” (Yohanes 7:37 TB)

Kalau hari ini hatimu terasa lelah dan kosong, jangan menjauh. Datang aja, apa adanya. Karena Tuhan masih sanggup menumbuhkan kehidupan di hati yang paling kering sekalipun.Data

Debbie Wiratno
Penulis

Terdorong oleh Roh Kudus untuk menulis renungan yang penuh harapan, berdasarkan kebenaran Firman Tuhan dan tepat waktu.