Tujuan hidup kita setelah mengenal Kristus.
Setelah mengenal Kristus, hidup kita nggak lagi cuma soal “aku mau jadi apa” atau “aku mau sukses seperti apa”. Identitas kita berubah. Kita jadi orang yang sudah ditebus, diselamatkan, dan dipanggil untuk hidup bagi Tuhan.
Tapi ini penting: hidup untuk Tuhan bukan berarti kita cuma melakukan hal-hal rohani seperti saat teduh, ibadah, atau aktivitas gereja. Semua itu penting, tapi bukan tujuan akhir. Tujuan akhirnya adalah seluruh hidup kita cara kita berpikir, belajar, kerja, berelasi, bahkan hal kecil sehari-hari—jadi persembahan untuk Tuhan.
Alkitab berkata:
"Karena hidup adalah Kristus dan mati adalah keuntungan." (Filipi 1:21)
Artinya, Kristus bukan bagian kecil dari hidup kita, tapi PUSAT dari seluruh hidup kita.
Dan Paulus juga mengingatkan:
"Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia."(Kolose 3:23)
Jadi standar hidup kita bukan lagi dunia, bukan ekspektasi orang lain, tapi Tuhan sendiri. Kita hidup bukan sekadar “harus taat ini dan itu”, tapi karena hati kita sudah dipenuhi kasih-Nya, kita ingin hidup menyenangkan Dia.
Yesus bukan cuma Juruselamat yang menyelamatkan kita dari dosa, tapi juga Tuhan yang memimpin seluruh arah hidup kita.
Jadi setelah kita mengenal Kristus, pertanyaannya berubah: bukan lagi “aku mau hidup untuk apa?”, tapi “aku mau hidup untuk Siapa?”
Dan jawabannya jelas: hidup kita ada untuk Tuhan.
Semoga kamu menikmati renungan-renungan ini, kami dari tim KSH senantiasa berdoa buat kamu. Ingat ya, kamu adalah sebuah keajaiban!