• ID
    • AR Arabic
    • CS Czech
    • DE German
    • EN English
    • ES Spanish
    • FA Farsi
    • FR French
    • HI Hindi
    • HI English (India)
    • HU Hungarian
    • HY Armenian
    • ID Bahasa
    • IT Italian
    • JA Japanese
    • KO Korean
    • MG Malagasy
    • MM Burmese
    • NL Dutch
    • NL Flemish
    • NO Norwegian
    • PT Portuguese
    • RO Romanian
    • RU Russian
    • SV Swedish
    • TA Tamil
    • TH Thai
    • TL Tagalog
    • TL Taglish
    • TR Turkish
    • UK Ukrainian
    • UR Urdu
    • VI Vietnamese
Tanggal publikasi 23 Okt 2026

Tenang aja! Semuanya berjalan sesuai rencana Tuhan!

Tanggal publikasi 23 Okt 2026

Baru-baru ini aku berkesempatan mengunjungi salah satu teman lamaku. Pertemuan yang benar-benar berharga!

Tapi perjalanan ini ternyata gak berjalan semulus yang kubayangkan. Tiba-tiba headphone-ku dicuri, dan bukannya menikmati pagi di Madrid sebelum penerbangan pulang, aku malah harus menghabiskan waktu di kantor polisi.

Ketika aku melihat ayat harian di aplikasi Alkitabku, aku sampai tersenyum: “Sesungguhnya tidak terlelap dan tidak tertidur Penjaga Israel.” — Mazmur 121:4 (TB). Aku pun berpikir, “Hmm, mungkin Tuhan lagi istirahat makan siang sebentar waktu headphone-ku hilang?” Haha.

Ada juga ayat lain di aplikasi itu: “Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.” — 1 Petrus 5:7 (TB)

Aku pun memutuskan untuk melakukan tepat seperti yang dikatakan ayat itu. Saat masuk ke mobil yang akan mengantarku ke bandara, aku menceritakan kejadian yang kualami hari itu kepada pengemudinya. Tanpa ragu, dia langsung memberikan headphone miliknya kepadaku! Ya, benar-benar begitu kejadiannya! Memang cuma satu sisi yang berfungsi, tapi itu sudah lebih dari cukup untuk menemani penerbangan pulangku!

Mungkin Tuhan sebenarnya gak sedang tidur siang, tapi justru punya rencana untuk menjangkau wanita ini. Ternyata, semua ini bukan tentang aku, melainkan tentang dia. Kami mulai mengobrol, dan ketika aku berkata kepadanya, “Kamu tahu gak, Tuhan benar-benar mengasihimu,” dia langsung menangis. Ya, mengatakan hal seperti itu memang selalu membutuhkan keberanian. Tapi, beranilah melakukannya, karena kata-kata sederhana itu bisa mengubah hidup seseorang!

Ya, itulah yang selama ini dipertanyakan oleh wanita tersebut, yang ternyata telah menghabiskan satu tahun terakhir di rumah sakit: “Apa Tuhan benar-benar melihat aku?” Sampai saat itu, belum ada seorang pun yang bisa memberikan jawaban kepadanya. Dan sekarang, aku punya kesempatan untuk memperkenalkan “Keajaiban Setiap Hari” dalam bahasa Indonesia kepadanya! Betapa bersyukurnya aku saat itu karena Tuhan memberikan kesempatan ini!

Kamu juga punya kesempatan untuk membantu orang-orang di sekitarmu mengenal kasih Tuhan dan melihat mukjizat-Nya. Maukah kamu menggunakan kesempatan-kesempatan itu hari ini?

Jangan pernah meremehkan hal ini: KAMU bisa menjadi berkat yang selama ini dinantikan oleh banyak orang!

Terima kasih karena kamu mau melakukannya! KAMU adalah berkat!

Debbie Wiratno
Penulis

Terdorong oleh Roh Kudus untuk menulis renungan yang penuh harapan, berdasarkan kebenaran Firman Tuhan dan tepat waktu.